Pemkot Bandung Targetkan Pembangunan Gedung Baru SD 026 Dimulai 7 September
- 28 Agt 2026 09:45 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan pembangunan gedung baru SD 026 segera dimulai setelah seluruh persyaratan administratif terpenuhi. Pemenuhan dokumen tersebut ditargetkan rampung pada 7 September 2026.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan dialog antara Pemkot Bandung dengan warga yang menolak lokasi pembangunan gedung baru SD 026 masih terus dilakukan. Warga juga telah menunjuk kuasa hukum untuk mendampingi proses tersebut.
"Kami akan terus berupaya berdialog, namun akses pendidikan anak-anak harus tetap diutamakan, karena itu hak setiap warga negara yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar," ujar Farhan, Jumat 28 Agustus 2026.
Farhan menjelaskan, terkait lahan SD 026 yang lama, hak atas lahan tersebut akan dikembalikan kepada ahli waris sesuai putusan pengadilan. Hingga kini, menurutnya, belum ada perintah eksekusi dari pengadilan.
Namun, adanya gangguan terhadap keamanan dan kenyamanan siswa akibat penutupan akses gedung membuat Pemkot Bandung memutuskan untuk memindahkan kegiatan belajar mengajar sementara. Langkah tersebut dilakukan demi memastikan keselamatan dan kenyamanan siswa selama proses penyelesaian persoalan berlangsung.
"Pengosongan gedung lama akan dilakukan menunggu perintah eksekusi dari pengadilan dan kejaksaan," katanya.
Sementara itu, pembangunan gedung baru SD 026 ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu satu tahun ke depan. Pemkot Bandung juga memastikan proses relokasi sementara siswa dan guru tetap berjalan agar kegiatan pendidikan tidak terhenti.
Mulai 7 September 2026, seluruh siswa, guru, serta kegiatan belajar mengajar SD 026 ditargetkan dipindahkan sementara ke gedung SD 148.
"Nanti akan diterapkan dua sesi: sesi pagi untuk SD 148, dan sesi siang untuk SD 026," tandas Farhan.
Farhan menambahkan, putusan pengadilan tingkat pertama sebelumnya menolak seluruh permohonan yang diajukan Pemerintah Kota Bandung.
" Karena itu, Pemkot Bandung akan mengikuti proses hukum yang berjalan sembari memastikan hak pendidikan para siswa tetap terpenuhi," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....