Pemkot Bandung Benahi 2.400 Titik PJU di Jalan Soekarno-Hatta
- 27 Agt 2026 18:24 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan membenahi sebanyak 2.400 titik penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta. Penanganan tersebut akan dilakukan melalui kolaborasi pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemkot Bandung.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, pembenahan PJU menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur di salah satu ruas jalan utama Kota Bandung tersebut.
“Tahun ini mudah-mudahan anggaran untuk PJU sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, baik dari APBN, APBD Provinsi maupun APBD Kota, akan segera bisa dilaksanakan,” ujar Farhan, Kamis 27 Agustus 2026.
Menurut Farhan, pembagian peran pembiayaan antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota tengah disusun agar kebutuhan penerangan di sepanjang koridor Jalan Soekarno-Hatta dapat ditangani secara menyeluruh.
“Total kalau enggak salah mencapai angka 2.400 titik, hanya di Soekarno-Hatta saja,” katanya.
Pembenahan PJU tersebut sekaligus menjadi respons Pemkot Bandung terhadap keluhan masyarakat mengenai minimnya penerangan di sejumlah bagian Jalan Soekarno-Hatta. Kondisi tersebut dinilai perlu segera ditangani karena ruas jalan ini menjadi salah satu jalur utama yang menghubungkan berbagai kawasan di Kota Bandung.
Selain memastikan ketersediaan penerangan, Pemkot Bandung juga memperhatikan aspek keamanan infrastruktur PJU. Pengalaman pencurian kabel pada sejumlah fasilitas penerangan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan desain PJU yang akan diterapkan.
Farhan mencontohkan sistem penerangan yang digunakan di Jalan Layang Nurtanio. Menurutnya, konsep serupa dapat diterapkan dengan menempatkan lampu di bagian atas sehingga jaringan kabel lebih terlindungi dari risiko pencurian.
“Yang paling penting kita jaga kabelnya, jangan ada yang nyolong lagi,” ucapnya.
Selain pembenahan PJU, Pemkot Bandung juga menyiapkan penanganan jaringan jalan yang menjadi penopang jalan nasional. Upaya tersebut akan diperkuat melalui kolaborasi pendanaan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota.
Farhan mengatakan, sejumlah jalur yang menghubungkan berbagai kawasan dengan jalan nasional, termasuk infrastruktur yang berkaitan dengan aliran sungai, akan menjadi bagian dari rencana penanganan infrastruktur ke depan.
Perbaikan juga akan diarahkan pada ruas jalan yang menghubungkan sejumlah pusat perekonomian di Kota Bandung. Beberapa kawasan yang menjadi perhatian antara lain Pasar Baru, Pasar Ciroyom, Pasar Andir, Tegalega, hingga Astanaanyar.
“Jadi tahun depan jalur yang akan diperbaiki tidak hanya jalur jalan dan sungai yang menyambung ke jalan nasional, tetapi juga jalan-jalan yang menghubungkan titik-titik perekonomian di Kota Bandung,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....