Jembatan Perintis Garuda di Pameungpeuk Diresmikan, Akses Warga Makin Terhubung

  • 27 Agt 2026 11:47 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut - Kehadiran negara di tengah masyarakat kembali diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur penghubung. Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, meresmikan Jembatan Perintis Garuda yang melintasi Sungai Cipalebuh di Kampung Cikopo Munjul RT 01/RW 13, Desa Pameungpeuk, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Rabu 26 Agustus 2026.

Peresmian dihadiri kurang lebih 300 orang. Jajaran Kodam III/Siliwangi, Korem 062/Tarumanagara, Kodim 0611/Garut, Pemerintah Kabupaten Garut, Forkopimda, Muspika Pameungpeuk, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, hingga warga setempat turut menyaksikan peresmian tersebut.

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih mengatakan, pembangunan jembatan ini bukan hanya berkaitan dengan penyediaan sarana fisik, tetapi juga menjadi gambaran nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjawab kebutuhan warga.

Menurutnya, jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar pergerakan masyarakat yang sebelumnya menghadapi kendala akses. Dengan tersedianya jalur penghubung, aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun akses menuju pelayanan publik diharapkan menjadi lebih mudah.

“Pembangunan infrastruktur ini merupakan wujud nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah kesulitan masyarakat dan menjadi solusi. Program ini juga selaras dengan target besar Presiden Prabowo Subianto dan Kepala Staf Angkatan Darat untuk menuntaskan pembangunan jembatan perintis di berbagai wilayah Indonesia,” kata Pangdam.

Ia menjelaskan, terwujudnya Jembatan Perintis Garuda merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak. TNI, Polri, pemerintah daerah, pihak swasta dan BUMN, serta masyarakat berkontribusi melalui kolaborasi dan gotong royong selama proses pembangunan.

Kondisi tersebut, kata dia, sekaligus memperlihatkan kuatnya hubungan antara prajurit dengan masyarakat di lapangan. “Inilah bukti nyata dari semboyan TNI Hadir Untuk Rakyat dan Bersama Rakyat, TNI Kuat,” tegasnya.

Kosasih juga mengajak masyarakat untuk menjadikan jembatan tersebut sebagai fasilitas bersama yang harus dirawat. Pemeliharaan secara bersama-sama dinilai penting agar infrastruktur itu dapat terus dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Apresiasi terhadap pembangunan jembatan turut disampaikan Bupati Garut. Ia menilai rampungnya pembangunan hingga 100 persen merupakan hasil kerja bersama antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat.

Bupati pun mengingatkan warga untuk menjaga fasilitas tersebut dan memperhatikan keselamatan ketika melintas. Imbauan khusus diberikan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan jembatan, terutama anak-anak sekolah.

Jembatan Perintis Garuda di Sungai Cipalebuh sendiri merupakan bagian dari program strategis pembangunan 200 titik Jembatan Garuda di berbagai wilayah Indonesia. Infrastruktur tersebut ditujukan untuk membuka dan memperkuat konektivitas, terutama bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pedesaan dan daerah dengan tantangan geografis maupun potensi kerawanan bencana.

Dengan adanya jembatan tersebut, warga Kampung Cikopo Munjul dan wilayah sekitarnya kini memiliki akses penghubung yang lebih mendukung aktivitas sehari-hari. Mobilitas menuju sekolah, pusat ekonomi, maupun fasilitas pelayanan masyarakat diharapkan menjadi lebih cepat dan aman.

Bagi masyarakat setempat, hadirnya Jembatan Perintis Garuda sekaligus menjadi simbol bahwa pembangunan tidak hanya berpusat di kawasan perkotaan. Kolaborasi TNI, pemerintah, dunia usaha, dan warga menunjukkan bahwa kebutuhan infrastruktur dasar dapat diwujudkan melalui semangat gotong royong.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....