Bahasa Inggris Jadi Wajib, Kemendikdasmen Buka Pelatihan Mandiri Guru SD

  • 25 Agt 2026 18:07 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Persiapan penerapan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di sekolah dasar mulai tahun ajaran 2027/2028 terus dilakukan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Salah satu langkah yang ditempuh adalah membuka akses pelatihan mandiri bagi guru SD melalui platform Ruang Guru dan Tenaga Kependidikan (RGTK) di Rumah Pendidikan.

Program Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI) melalui skema mandiri tersebut dirancang agar guru memiliki lebih banyak pilihan untuk belajar dan meningkatkan kemampuan sebelum mengajarkan Bahasa Inggris kepada peserta didik.

Pelatihan mandiri ini menjadi pengembangan dari pelatihan reguler PKGSD-MBI yang telah dilaksanakan sejak Mei 2026. Perluasan melalui RGTK diharapkan dapat menjangkau lebih banyak guru, terutama pendidik di SD yang belum memiliki guru dengan latar belakang pendidikan Bahasa Inggris.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, mengatakan penguatan kompetensi guru perlu dilakukan secara bertahap agar implementasi pembelajaran Bahasa Inggris di jenjang SD dapat dipersiapkan dengan baik.

“Kami mengharapkan dukungan Dinas Pendidikan dan UPT untuk mendorong satuan pendidikan yang menjadi sasaran prioritas, khususnya Sekolah Dasar yang belum memiliki guru dengan latar belakang bahasa Inggris, agar dapat mengikutsertakan atau mendorong perwakilan gurunya untuk mengikuti Pelatihan Mandiri PKGSD-MBI,” ujar Nunuk, Selasa 25 Agustus 2026.

Menurut Nunuk, pelatihan mandiri sebaiknya dipandang sebagai kesempatan bagi guru untuk terus bertumbuh, bukan sebagai tambahan beban pekerjaan. Materi yang tersedia di dalam platform dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pengetahuan sekaligus menjadi bekal sebelum diterapkan dalam pembelajaran.

“Manfaatkan materi dan aktivitas pembelajaran yang tersedia, ikuti prosesnya dengan sungguh-sungguh, dan yang paling penting, jangan takut menerapkan apa yang dipelajari dalam praktik pembelajaran di kelas,” katanya.

Secara keseluruhan, PKGSD-MBI menyasar 90.447 guru SD. Kehadiran jalur mandiri melalui RGTK menjadi salah satu strategi untuk memperbesar kapasitas pelatihan sehingga lebih banyak guru dapat mengikuti pembelajaran setiap tahun.

Melalui skema tersebut, Kemendikdasmen menargetkan sekitar 30 ribu guru dapat mengikuti pelatihan mandiri setiap tahun. Dengan target itu, seluruh kebutuhan guru yang mengajar Bahasa Inggris di SD ditargetkan dapat memperoleh pelatihan pada 2029.

Model pembelajaran mandiri dikembangkan dengan mempertimbangkan fleksibilitas guru. Peserta dapat belajar secara mandiri melalui materi yang tersedia di RGTK dengan tahapan yang terarah.

Wenny Milasari, guru SD Widuri Baleendah, Kabupaten Bandung, menilai program tersebut relevan bagi guru kelas yang harus mempersiapkan diri menghadapi pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar.

“Belum semua guru memiliki kemampuan Bahasa Inggris secara mumpuni, baik kosakata, grammar ataupun tenses secara terstruktur, sehingga dengan pelatihan ini memotivasi guru untuk belajar dan mau belajar Bahasa Inggris,” ujar Wenny.

Menurut Wenny, manfaat pelatihan tidak hanya terletak pada peningkatan kemampuan berbahasa Inggris. Guru juga memperoleh wawasan mengenai bagaimana menyajikan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar agar kegiatan belajar lebih menarik dan menyenangkan.

Pelatihan mandiri RGTK PKGSD-MBI mulai dibuka pada Agustus 2026. Peserta akan mempelajari tiga topik yang masing-masing dirancang untuk diselesaikan dalam waktu maksimal satu bulan sejak pembelajaran dimulai.

Topik pertama berfokus pada kemampuan memperkenalkan diri dan keluarga. Selanjutnya, topik kedua mengangkat tema komunitas di sekolah, sedangkan topik ketiga membahas rutinitas harian. Setelah menyelesaikan rangkaian pembelajaran, peserta akan mengikuti tes akhir dan memperoleh surat keterangan sebagai bukti telah menyelesaikan topik pembelajaran.

Perluasan akses pelatihan melalui RGTK menjadi bagian dari persiapan jangka menengah Kemendikdasmen untuk memastikan guru SD memiliki kesiapan kompetensi sebelum Bahasa Inggris diterapkan sebagai mata pelajaran wajib. Program PKGSD-MBI sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas pembelajaran dan mewujudkan pendidikan dasar yang bermutu serta dapat diakses oleh seluruh peserta didik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....