Wakil Indonesia Raih Tiga Medali di International Geography Olympiade

  • 23 Agt 2026 19:54 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Masih dalam momentum memperingati 81 tahun Kemerdekaan RI, kabar membanggakan kembali datang dari perjuangan talenta muda Indonesia di ajang internasional. Murid Indonesia berhasil meraih dua medali emas, satu medali perunggu, dan honorable mention poster presentation pada ajang International Geography Olympiad (iGeo) yang berlangsung pada 11 s.d. 17 Agustus 2026 di Istanbul, Turki.

Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Maria Veronica Irene Herdjiono, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada murid yang telah mempersembahkan prestasi di ajang iGeo 2026.

“Selamat untuk adik-adik yang telah memberikan kado terbaik di bulan kemerdekaan. Terima kasih kepada para pembina, sekolah, dan orang tua yang juga menguatkan sehingga meraih dua medali emas, satu medali perunggu, dan honorable mention poster presentation,” ujar Irene, dalam keterangannya, Minggu 23 Agustus 2026.

Medali emas masing-masing diraih oleh Kaleb Lash Elnathan Naibaho dari SMA Labschool Kebayoran, DKI Jakarta dan Rafif Adinata Ramadhan dari MAN 1 Pekanbaru, Riau. Medali perunggu diraih oleh Arkha Enzi Anagi dari SMA Labschool Kebayoran, DKI Jakarta.

Selain meraih dua emas dan satu perunggu, tim Indonesia juga meraih honorable mention poster presentation dengan judul poster “The Ronda System: The Indonesian Tradition to Keep Communities Safe.”

Sebelumnya, keempat murid yang berpartisipasi pada ajang ini merupakan peraih medali Olimpiade Sains Nasional (OSN) cabang ajang Geografi. Selama proses persiapan, mereka telah mengikuti pembinaan dan seleksi intensif yang dilakukan oleh Puspresnas, Kemendikdasmen.

Selanjutnya, para murid mendapatkan pendampingan dari tim pembina, yaitu Dewayany dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Asri Oktavioni Indraswari dari Universitas Indonesia (UI). Dewayany mengatakan bahwa prestasi ini menjadi kebanggaan sekaligus mencerminkan hasil dari proses pembinaan talenta yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

“Alhamdulillah, capaian ini menjadi bukti bahwa murid Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional sekaligus hasil dari proses pembinaan yang panjang dan berjenjang,” ujarnya.

iGeo merupakan kompetisi geografi tingkat internasional yang diselenggarakan setiap tahun bagi murid Sekolah Menengah Atas. Pada 2026, ajang ini berlangsung di Turki dan diikuti sebanyak 184 peserta dari 50 negara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....