Subangfest Vol. 14 Digelar Berbeda, Ini Kata Kang Rey

  • 22 Agt 2026 16:19 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang – Tepuk tangan paling meriah malam itu, bukan untuk bintang tamu dari luar, tapi untuk anak-anak muda Subang yang naik panggung. Di SubangFest Vol.14 bertema, "Lakonika" di Amphitheater Tugu Benteng Pancasila, Jumat 21 Agustus 2026, mereka menari Bajidor, bermain keroncong, dan memerankan "Gemuruh Revolusi".

“Saya merinding lihatnya. Ini anak-anak kita sendiri. Ternyata kalau diberi panggung, mereka bisa,” ujar Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi usai menyaksikan pertunjukan.

Kang Rey sengaja meniadakan band nasional bulan ini. Ia ingin Agustus, bulan kemerdekaan, diisi cerita dari tanah sendiri. Teater garapan Asep Kusmana, menghidupkan kembali kenangan penculikan Soekarno-Hatta, dan Bandung Lautan Api, disaksikan ratusan penonton yang didominasi usia 17-25 tahun.

“Biasanya nonton konser, sekarang nonton sejarah lewat teater. Saya ingin sampaikan drama, teatrikal di Subang ini hidup, kesenian di Subang berkembang,” imbuhnya.

Malam ditutup tawa dan goyangan Bajidor dari Uje Darsum Group. Kang Rey bersama Sekda H. Asep Nuroni ikut berdiri di pinggir panggung, mengapresiasi.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Ini bukti, kalau kita percaya sama anak sendiri, mereka akan bikin kita bangga. Implementasi bahwa Kabupaten Subang berkembang,” tutup Kang Rey.

Di barisan penonton, Rani, mahasiswa 20 tahun, mengaku baru pertama kali nonton teater di alun-alun. Ia datang bersama teman-temannya, karena penasaran.

“Taunya SubangFest itu musik. Ternyata ada teater, ada keroncong. Bangga sih, ternyata seniman Subang keren-keren,” katanya sambil merekam penampilan Bajidor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....