Kemarau Panjang, 7 Desa di Subang Alami Krisis Air Bersih, sejak Akhir Juli 2026

  • 21 Agt 2026 10:41 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Sebanyak 7 desa di Kabupaten Subang, mengalami krisis air bersih sejak 28 Juli hingga 18 Agustus 2026. Kondisi ini dipicu kemarau panjang, yang menyebabkan sumur dan sumber mata air warga mengering.

“Krisis air bersih mulai kami tangani, sejak akhir Juli. Kami langsung menurunkan 5 unit tangki air, untuk didistribusikan ke titik-titik terdampak,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Subang, Enda kepada RRI di Subang, Jumat 21 Agustus 2026.

Wilayah yang paling terdampak, berada di Kecamatan Ciater, Cipunagara, dan Compreng. Desa Sukamaju menerima distribusi 15.000 liter untuk 300 KK, sementara Desa Jati, BPBD menyalurkan 10.000 liter untuk 300 KK, dan Desa Palasari 5.000 liter untuk 130 KK.

“Prioritas utama kami adalah, memastikan kebutuhan dasar 1.200 KK atau sekitar 3.500 jiwa terpenuhi. Pendataan dilakukan bersama kepala desa, agar distribusi tepat sasaran,” tuturnya.

BPBD Kabupaten Subang bekerja sama dengan PMI, Tagana, dan relawan, dalam penyaluran air bersih. Setiap hari armada tangki berkeliling ke Dusun Babakan Bandung, Cikuya, Kalijati, dan Cigintung.

“Kami juga menyediakan 5.000 liter cadangan di tiap kecamatan rawan. Jika ada laporan tambahan, respon kami targetkan di bawah 24 jam,” kata Enda.

Untuk jangka menengah, BPBD mengusulkan pembuatan sumur bor, dan penampungan air hujan di desa rawan. Upaya ini dilakukan, bersama Dinas PUPR dan pemerintah desa setempat.

“Solusi jangka panjang, harus disiapkan dari sekarang. Kami tidak ingin, setiap musim kemarau warga selalu krisis air,” tegasnya.

BPBD mengimbau masyarakat, untuk bijak menggunakan air, dan melaporkan jika ada warga yang belum terlayani. Posko pengaduan dibuka di kantor kecamatan, dan call center BPBD.

“Mari kita jaga bersama sumber air yang ada. Dengan gotong royong, krisis ini bisa kita lewati bersama,” pungkas Enda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....