HIPMI Berkarya Challenge 2026 Jadi Wadah Wirausaha Muda Cimahi
- 21 Agt 2026 05:08 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi mendorong penguatan ekonomi daerah melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat. Salah satu upaya yang mendapat perhatian adalah pengembangan wirausaha muda agar mampu mengubah gagasan bisnis menjadi usaha yang dapat bertahan dan berkembang.
Komitmen tersebut terlihat dalam Grand Final HIPMI Berkarya Challenge 2026 yang digelar di Gadespace Cimahi, Rabu 19 Agustus 2026. Kegiatan yang digagas Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Cimahi itu menjadi wadah bagi generasi muda untuk menguji ide usaha sekaligus mendapatkan kesempatan mengembangkannya secara lebih serius.
Wakil Wali Kota Cimahi Adithia Yudhistira mengatakan, Berkarya Challenge memberikan ruang kepada anak muda untuk berkompetisi dengan gagasan bisnis yang mereka miliki. Setiap ide yang masuk terlebih dahulu melalui proses kurasi untuk melihat kelayakan serta prospek usaha yang ditawarkan peserta.
“Ini adalah salah satu contoh nyata bagaimana proses inkubasi UMKM di Kota Cimahi bisa berjalan,” ujar Adithia.
Menurut Adithia, nilai utama dari kompetisi tersebut tidak hanya terletak pada hadiah yang disediakan dengan total sekitar Rp50 juta. Para pemenang juga akan memperoleh kesempatan mengikuti proses inkubasi yang mencakup akses permodalan dan pendampingan untuk membantu usaha mereka berkembang.
Ia menjelaskan, proses membangun bisnis harus dilakukan secara bertahap dan dimulai dari fondasi yang kuat. Perkembangan usaha peserta nantinya dapat dipantau untuk melihat kemampuan mereka dalam mempertahankan bisnis, menghasilkan keuntungan, hingga meningkatkan skala usaha.
Adithia menilai pola pembinaan seperti Berkarya Challenge dapat menjadi contoh pengembangan UMKM yang lebih konkret di Kota Cimahi. Program kewirausahaan dinilai akan memberikan dampak lebih besar apabila tidak berhenti pada pelatihan, tetapi dilanjutkan dengan praktik usaha dan pendampingan berkelanjutan.
“Daripada kita terus membuat acara pelatihan, lebih baik dikemas dengan aksi-aksi nyata seperti ini untuk membangkitkan gairah UMKM di Kota Cimahi,” katanya.
Ia berharap semakin banyak anak muda Cimahi berani memulai usaha dan menjadikan kewirausahaan sebagai salah satu pilihan untuk menciptakan lapangan kerja. Kolaborasi antara pemerintah dan komunitas pengusaha dinilai penting untuk membangun ekosistem bisnis yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Sementara itu, Ketua BC HIPMI Kota Cimahi Aria Putra Perdana mengatakan, Berkarya Challenge berangkat dari persoalan yang pernah dialaminya ketika memiliki ide bisnis, tetapi kesulitan menemukan ruang untuk merealisasikannya. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan HIPMI menghadirkan kompetisi yang memberikan kesempatan kepada anak muda untuk membawa gagasan mereka menuju tahap implementasi.
“Berkarya Challenge bukan hanya sebuah kompetisi, namun merupakan sebuah ekosistem untuk membuat adanya keberlanjutan setelah kompetisi usai,” ungkap Aria.
Aria menambahkan, HIPMI Kota Cimahi tidak ingin program tersebut berhenti setelah pemenang menerima hadiah. Melalui program lanjutan seperti Berkarya Institut, peserta diharapkan tetap mendapatkan pembinaan dan memiliki akses terhadap jaringan yang dapat membantu perjalanan bisnis mereka.
Ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan maksimal karena pengalaman dalam kompetisi dapat menjadi modal penting untuk membangun usaha. Selain peluang mendapatkan hadiah, peserta juga dapat memperoleh jaringan, pendampingan, pengalaman bisnis, dan akses terhadap modal awal.
Berkarya Challenge 2026 sekaligus memperlihatkan bahwa penguatan ekonomi daerah dapat dimulai dari langkah yang sederhana namun berkelanjutan. Ketika ide anak muda mendapat ruang untuk diuji, didampingi, dan dikembangkan, peluang lahirnya wirausaha baru di Kota Cimahi semakin terbuka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....