Polisi Selidiki Duel Warga di Cimahi Selatan, Satu Korban Meninggal Dunia
- 14 Agt 2026 18:41 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Polisi masih menyelidiki kasus dua warga yang ditemukan terluka parah di sebuah kamar kontrakan di Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Kamis 13 Agustus 2026. Dugaan awal menyebut keduanya terlibat perselisihan, namun polisi belum dapat memastikan apakah luka tersebut akibat perkelahian atau duel karena penyelidikan masih berlangsung.
Kedua korban yang diketahui berinisial AN dan DK ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di kamar kontrakan lantai dua. Keduanya kemudian dievakuasi dan mendapat penanganan medis, tetapi AN dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan.
Kapolres Cimahi AKBP Moh. Faruk Rozi mengatakan, pihak kepolisian menerima informasi mengenai kejadian tersebut dari masyarakat melalui Bhabinkamtibmas. Petugas Polsek Cimahi Selatan bersama jajaran Polres Cimahi kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan penyelidikan.
"Kami terima informasi dari masyarakat kepada Bhabinkamtibmas telah terjadi penganiayaan di salah satu kamar kost." ujar AKBP Faruk.
Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kejadian tersebut. Petugas juga memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk menjaga kondisi TKP tetap steril selama proses penyelidikan.
Sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut telah diamankan polisi untuk kepentingan penyidikan. Selain itu, penyidik telah meminta keterangan dari empat orang saksi, termasuk dua orang yang merupakan keluarga korban.
"Sudah melakukan pemeriksaan terhadap 4 orang saksi, dimana 2 orang diantaranya adalah keluarga dari korban." Jelasnya.
Barang bukti yang diamankan di antaranya palu, pisau cutter, serta telepon seluler. Polisi masih mendalami hubungan antara barang-barang tersebut dengan rangkaian peristiwa yang menyebabkan kedua korban mengalami luka serius.
Kondisi kedua korban diketahui cukup parah dengan luka pada bagian leher yang menyebabkan pendarahan. Salah satu korban akhirnya meninggal dunia setelah sebelumnya dirujuk ke RS Hasan Sadikin untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.
"Ada luka di bagian leher yang menyebabkan pendarahan." ucapnya.
Hingga kini, polisi belum menyimpulkan motif maupun kronologi pasti kejadian berdarah tersebut. Penyidik masih menunggu kondisi korban yang selamat membaik agar dapat dimintai keterangan secara langsung mengenai apa yang terjadi di dalam kamar kontrakan.
"Untuk sementara menunggu korban bisa dimintai keterangan baru kita tahu kejadiannya." katanya.
Berdasarkan informasi sementara dan rekaman kamera pengawas atau CCTV, polisi mendapati hanya AN dan DK yang berada di dalam kamar saat peristiwa terjadi. Kondisi tersebut membuat penyidik masih perlu menggali keterangan tambahan untuk memastikan apakah keduanya terlibat perkelahian, duel, atau terdapat rangkaian kejadian lain.
"Belum bisa menentukan perkelahian atau duel karena belum ada saksi lain yang menerangkan kejadian tersebut." tegasnya.
Polisi juga belum membenarkan informasi mengenai dugaan motif asmara maupun latar belakang lain yang disebut-sebut berkaitan dengan kejadian tersebut. Seluruh kemungkinan masih didalami penyidik berdasarkan keterangan saksi, barang bukti, hasil olah TKP, rekaman CCTV, serta keterangan korban yang selamat.
Dengan demikian, kasus dua warga terluka di kamar kontrakan Cimahi Selatan tersebut masih berada dalam tahap penyelidikan. Polisi memastikan proses pendalaman dilakukan untuk mengungkap kronologi, motif, serta pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa yang menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....