Putra-Putri Paskibraka Terbaik Jabar, Siap Tampil di Upacara HUT RI 81 di Gedung Sate
- 14 Agt 2026 17:36 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Jawa Barat intensif menjalani pelatihan menjelang upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pelatihan yang disebut Pemusatan Desa Bahagia tersebut telah berlangsung sejak 2 Agustus dan akan berakhir pada 19 Agustus 2026.
Kapten Corps Polisi Militer (CPM), Jefri Ardyanto, selaku Komandan Pelatih Tim Paskibraka, mengatakan Tim Paskibraka secara perdana melaksanakan seluruh rangkaian upacara kemerdekaan di Gedung Sate, Kota Bandung. Jefri menyebut kegiatan perdana tersebut menuntut persiapan yang lebih matang agar Calon Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) dapat beradaptasi dengan cepat.
“Karena ini kali pertama pemusatan, pengibaran, dan penurunan itu di depan Gedung Sate, selama ini sebelum-sebelumnya di Lapangan Gasibu sehingga agak sedikit lumayan menguras pikiran dan tenaga untuk membuat rekan-rekan dari Capaska bisa menyesuaikan secara cepat,” ujar Jefri kepada RRI pada Jum’at, 14 Agustus 2026.
Pemusatan latihan tim paskibraka ini diikuti sebanyak 51 peserta yang terdiri dari 26 putra dan 25 putri terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat. Para putra dan putri terpilih tersebut telah melalui proses seleksi yang ketat, mulai dari tingkat sekolah hingga akhirnya terpilih untuk mewakili daerah di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Jefri menyebut, terpilihnya putra-putri terbaik dari berbagai daerah Provinsi Jawa Barat turut memudahkan proses pelatihan. Menurutnya, para peserta yang terpilih telah memiliki kemampuan dasar Paskibraka yang baik.
“Karena adik-adik ini dikirim dari kota dan kabupaten adalah mereka yang terbaik. Mereka yang terbaik disini sehingga kami tidak begitu kesulitan untuk membentuk postur, etika, maupun keahlian dalam baris-baris itu,” ucap Jefri.
Lebih lanjut, Jefri menuturkan bahwa latihan yang telah berlangsung selama dua minggu tersebut dilaksanakan berdasarkan jadwal (rundown) yang telah disusun secara teratur. Jefri mengatakan bahwa pihaknya selalu berupaya menciptakan suasana latihan yang menyenangkan agar dapat menjaga kekompakan para peserta selama mengikuti pemusatan latihan.
“Cara membangun kekompakan buat adik-adik ini ya, karena disini judulnya adalah Pemusatan Desa Bahagia, kami bertanggung jawab bagaimana caranya adik-adik ini akan selalu berbahagia,” terang Jefri.
“Dengan cara seperti itu adik-adik malah lebih fresh, lebih mudah menerima materi yang diberikan dari pelatih dan juga kesehatannya pun terjaga,” tambahnya.
Di samping itu, Steffi Arnifa, salah satu peserta Paskibraka dari SMAN 1 Kota Cirebon yang bertugas sebagai pembawa baki, juga menyoroti upaya tim dalam menjaga kekompakan dan konsentrasi selama mengikuti latihan. Menurutnya, upaya tersebut dilakukan dengan saling mengingatkan dan menjaga satu sama lain, baik oleh ketua tim maupun antar anggota selama proses latihan.
“Mungkin kalau dari kami, ada yang namanya Palu (Pak Lurah) dan Bu Lu (Bu Lurah). Itu merupakan pemimpin dalam kelompok. Jadi, mereka berdua itu yang mengatur dan mengatur teman-teman. Mungkin saling mengingatkan, dan menjaga saja,” kata Steffi.
Hal senada juga disampaikan oleh Aloysius Deo, peserta Paskibraka dari SMA Presiden, yang bertugas sebagai pembentang bendera. Deo menyebut kekompakan dalam Tim Paskibraka ibarat sebuah desa yang kompak, asri, dan ramah antar penduduknya. Menurutnya, kekompakan menjadi kunci utama dalam keberlancaran seluruh kegiatan.
“Pastinya kami sangat mempelajari mengikuti tentang kekompakan karena kita menerapkan desa bahagia, sistem desa bahagia, disitu kita sangat kompak sekali,” ucap Deo.
Deo juga menuturkan bahwa dirinya sangat bangga dapat merepresentasikan dari wilayahnya sebagai Tim Paskibraka di tingkat Provinsi Jawa Barat. Dirinya juga menyebut akan memberikan penampilan terbaik saat upacara pengibaran bendera nanti.
“Tentunya sangat bangga ya, enggak bisa dibayangkan kebanggaan itu. Karena proses seleksi nya juga gak mudah, bisa dibilang sulit, dan pastinya pada saat sudah hari-h, pasti kami sangat bangga,” ucap Deo.
Penulis: Ghefira Casa Madeva/Magang
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....