Kebakaran Hutan dan Lahan Alami Lonjakan
- 13 Agt 2026 18:10 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cianjur- Melonjaknya Kebakaran hutan dan lahan di kabupaten Cianjur, terhitung satu setengah bulan sangat signifikan.
Oleh karena itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, mencatat sepanjang Juli hingga pertengahan Agustus 2026 sudah terjadi sekitar 23 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tersebar di 10 kecamatan.
Dalam hal itu Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Cianjur, Samudra Wira Purnama mengatakan, satu orang meninggal dunia dalam rangkaian peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga adanya korban jiwa.
Korban berinisial I (68) warga Cipetir, Kecamatan Cibeber, meninggal dunia setelah mengalami luka bakar akibat kebakaran lahan, pekan lalu. Saat itu, korban diduga sedang membakar lahan untuk dijadikan area kebun.
“Namun saat itu api tiba-tiba membesar dan tidak terkendali akibat angin kencang. Korban berupaya memadamkan api, tetapi mengalami luka bakar,” ujar Samudra, Kamis 13 Agustus 2026.
Ia menambahkan, selain dipicu kondisi vegetasi yang kering, sejumlah kasus karhutla juga akibat kelalaian manusia, seperti membakar sampah sembarangan serta membuka lahan untuk dijadikan area kebun.
Untuk itu pihaknya mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Masyarakat juga diminta tidak membakar sampah sembarangan serta tidak membuang benda-benda yang berpotensi memicu kebakaran.
“Seperti korek api gas, karena kalau terpapar panas matahari bisa meledak dan memicu kebakaran. Apalagi membuang puntung rokok yang secara sembarang,”ucapnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....