Pangdam III/Siliwangi Resmikan Jembatan dan Sumur Bor untuk Warga Pandeglang
- 13 Agt 2026 15:24 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Kodam III/Siliwangi kembali menunjukkan komitmennya mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, meresmikan pembangunan jembatan dan sumur bor secara terpusat di wilayah Kodim 0601/Pandeglang, Kamis 13 Agustus 2026.
Peresmian berlangsung di Jalan Cibaliung–Sumur, Desa Padasuka, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten, dan dihadiri jajaran Kodam III/Siliwangi, para Dandim, Bupati Pandeglang bersama Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Mayjen TNI Kosasih mengatakan keberadaan jembatan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat karena tidak hanya menghubungkan wilayah yang sebelumnya sulit diakses, tetapi juga menunjang berbagai aktivitas warga.
Menurutnya, infrastruktur tersebut dapat membuka akses yang lebih mudah menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan, sekaligus mendukung kegiatan perdagangan serta perekonomian masyarakat.
“Jembatan yang kita resmikan hari ini bukan sekadar sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga membuka akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, perdagangan, serta berbagai aktivitas sosial dan perekonomian,” kata Kosasih.
Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur jembatan yang dilakukan Kodam III/Siliwangi hingga kini mencapai 182 titik. Rinciannya terdiri dari 81 jembatan gantung perintis Garuda, 70 jembatan beton, dan 31 jembatan Armco. Dari jumlah tersebut, 117 jembatan telah rampung dibangun, sedangkan 65 lainnya masih dalam tahap pengerjaan dan ditargetkan selesai sesuai rencana.
Kosasih menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan yang dilakukan Kodam III/Siliwangi menyasar berbagai wilayah dan diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam membuka akses serta menunjang aktivitas sehari-hari.
Selain jembatan, Kodam III/Siliwangi juga mengembangkan sarana penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor. Hingga saat ini terdapat 116 titik sumur bor yang dikerjakan, dengan 65 titik telah selesai dan 51 titik lainnya masih dalam proses.
Pangdam meminta masyarakat ikut menjaga berbagai fasilitas yang telah dibangun agar dapat digunakan dalam waktu panjang dan manfaatnya terus dirasakan. “Fasilitas ini harus dimanfaatkan secara bijak dan dipelihara bersama agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan dan sumur bor tersebut merupakan hasil kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting agar pembangunan tidak sebatas menghasilkan infrastruktur, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup warga.
“Semangat gotong royong dan kebersamaan yang telah terbangun hendaknya terus dipelihara, sehingga setiap pembangunan tidak berhenti pada selesainya pekerjaan, tetapi benar-benar memberikan manfaat berkelanjutan serta mampu meningkatkan kualitas kehidupan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Pangdam III/Siliwangi menyampaikan penghargaan kepada pemerintah daerah, prajurit, jajaran Kodam III/Siliwangi, para pemangku kepentingan, dan masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan serta mewujudkan fasilitas yang dibutuhkan warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....