Tingginya Potensi Kebakaran Pemkab Waspadai Gunung Guntur
- 12 Agt 2026 17:56 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut – Tingginya intensitas peristiwa kebakaran dimusim kemarau, menjadikan Gunung Guntur menjadi salah satu titik lokasi yang perlu diwaspadai dan diantisipasi. Bupati Garut Abdusy Sakur Amin mengatakan, Sepanjang Juli 2026, terjadi lima kali kebakaran yang menghanguskan sekitar 13 hektare lahan. Seluruh kejadian tersebut telah berhasil ditangani.
Selain itu, kebiasaan warga membakar lahan secara sembarangan juga menjadi perhatian. "Pemkab Garut akan segera menerbitkan surat edaran imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan," katanya, di Garut, Rabu, 12 Agustus 2026.
Ia mengatakan, untuk menjaga ketersediaan air bagi sektor pertanian, Pemkab Garut telah membagikan 98 unit pompa air dan menyiagakan bantuan pompa dari Kodim apabila terjadi kekurangan air di area persawahan. "Hingga saat ini, dampak kebakaran dilaporkan belum merembet ke lahan pangan produktif," ujarnya.
Pemkab Garut juga telah menetapkan Keputusan Bupati tentang Penetapan Status Siaga Bencana Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2026 yang berlaku mulai 1 Juli hingga 30 September 2026." Kami juga telah megeluarkan keputusan bupati terkait penetapan status siaga bencana kekeringan," katanya.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, kebakaran hutan dan lahan tercatat sebanyak 303 kejadian. Sebanyak 285 kejadian telah ditangani, sedangkan 18 kejadian lainnya masih dalam proses pengawasan. "Khusus kebakaran lahan, tercatat 135 kejadian akibat dampak musim kemarau," tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....