Lebih dari 8000 Jiwa di Kabupaten Ciamis Terdampak Kekeringan
- 12 Agt 2026 12:58 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Ciamis - Sedikitnya 8913 jiwa dari 3363 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Ciamis terdampak kekeringan. Warga ini tersebar di 36 dusun, di 13 kecamatan yang ada.
Untuk memenuhi kebutuhan air warga, hingga Selasa 11 Agustus 2026, pemerintah daerah setempat telah menyalurkan 229 ribu liter air bersih. Penyaluran air bersih tidak hanya dari unsur pemerintah daerah, tetapi juga disalurkan bekerja sama dengan pihak swasta.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ani Supiani mengatakan, penanganan dampak kekeringan dilakukan koordinasi pemerintah desa, kecamatan, dan instansi terkait, sehingga penyaluran air bersih dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Selain itu kata Ani, pihaknya juga telah mengajukan pembuatan sumur bor ke BNPB untuk di sejumlah wilayah.
“Iya, kami juga sudah mengirimkan proposal pembuatan sumur bor ke BNPB, sebagai langkah solusi yang mudah- mudahan bisa direalisasikan,” katanya, Rabu 12 Agustus 2026.
Ia juga mengimbau masyarakat, untuk lebih bijak dalam penggunaan air bersih. Termasuk meminta masyarakat aktif menyampaikan informasi, jika wilayahnya membutuhkan air bersih.
Sementara itu berdasarkan data BPBD setempat sejumlah wilayah yang terdampak diantaranya, Desa Sumberjaya, Haurbeuti. Darmajaya, Karangpaningal, Kertajaya, Atinagar. Karangpawitan, Cintanagara, Kelurahan Benteng, Janggala, Kaso. Kertahayu, Sukasari, Bantardawa, Banjaranyar, Cigayam, Kalijaya,Cikaso, Kawasen, Cibadak dan Cicapar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....