Polrestabes Bandung Siaga Antisipasi Potensi Karhutla di Musim Kemarau

  • 12 Agt 2026 12:51 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Polrestabes Bandung bersama TNI, BPBD, Basarnas dan unsur relawan menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau. Kesiapan tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan di Mapolrestabes Bandung, Selasa 11 Agustus 2026.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi mengatakan, memasuki musim kemarau potensi karhutla di Jawa Barat mengalami peningkatan. Menurutnya, kebakaran hutan dan lahan dapat berdampak luas, mulai dari kerusakan ekosistem, kesehatan masyarakat hingga perekonomian.

"Memasuki awal musim kemarau, potensi terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan di wilayah Jawa Barat mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Karhutla bukan hanya sekadar bencana alam, melainkan ancaman nyata bagi ekosistem, perekonomian, kesehatan, serta kelangsungan hidup generasi mendatang," ujar Dedi, di Mapolrestabes Bandung, Selasa 11 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, apel tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memastikan kesiapan personel, termasuk kelengkapan sarana dan prasarana yang akan digunakan apabila terjadi karhutla. Seluruh unsur yang terlibat diminta meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat koordinasi.

Dedi juga meminta jajarannya mengoptimalkan deteksi dini dan patroli di wilayah yang memiliki potensi karhutla. Selain itu, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pencegahan kebakaran harus terus dilakukan.

Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan sinergi berbagai pihak, tidak hanya kepolisian. Karena itu, koordinasi antara TNI, Polri, BPBD, Basarnas, relawan dan masyarakat harus diperkuat, termasuk dalam memastikan keselamatan personel saat bertugas di lokasi bencana.

"Mari kita laksanakan tugas mulia ini dengan penuh rasa tanggung jawab demi menjaga Bumi Pasundan yang kita cintai. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan perlindungan, kekuatan, dan bimbingan kepada kita semua," kata Dedi.

Ia juga mengatakan seluruh pihak telah berkoordinasi dan siap menghadapi potensi ancaman ini. Untuk di Kota Bandung, menurutnya potensi bencana yang lebih mungkin terjadi bukan kebakaran hutan namun kebakaran lahan.

"Jadi kita siap di Kota Bandung ini menghadapi atau mengantisipasi Karhutla, kebakaran hutan dan lahan. Mungkin kalau di Kota Bandung lahan ya, lahan. Mungkin beda dengan provinsi-provinsi yang lain," katanya menjelaskan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....