Pemkab Cianjur Belum Buka Formasi CPNS, Ini Alasannya

  • 10 Agt 2026 11:49 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cianjur- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur belum berencana membuka rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada 2027. Alasannya karena jumlah aparatur sipil negara (ASN) yang dinilai masih mencukupi.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cianjur, Akos Koswara mengatakan, hingga saat ini kebutuhan CPNS masih dalam tahap kajian bersama Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

"Pemkab Cianjur masih mengkaji kebutuhan PNS, salah satu alasan belum membuka rekrutmen CPNS karena anggaran belanja pegawai di Kabupaten Cianjur masih melebihi 30 persen, dan untuk pengangkatan CPNS perlu dikaji bersama BKAD apakah memang masih diperlukan formasi baru," ucap Akos, Senin 10 Agustus 2026.

Ia menambahkan pelayanan pemerintahan dan pelayanan publik masih dapat berjalan optimal dengan jumlah ASN yang ada saat ini. Hal itu juga didukung pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang telah dilakukan dalam jumlah besar beberapa waktu lalu.

"Untuk sementara kami melihat jumlah pegawai di Kabupaten Cianjur masih mencukupi sehingga roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap dapat berjalan. Termasuk sebelumnya kami sudah melakukan pengangkatan PPPK dalam jumlah yang cukup besar," ujarnya.

Selain itu meski setiap tahun terdapat ratusan ASN yang memasuki masa pensiun, kebutuhan pelayanan pemerintahan masih dapat dipenuhi oleh pegawai yang ada. Pada 2024 tercatat sebanyak 754 PNS memasuki masa pensiun, kemudian 651 orang pada 2025, dan diproyeksikan mencapai 738 orang pada 2026.

Saat ini, jumlah ASN di lingkungan Pemkab Cianjur terdiri atas 6.693 PNS, 8.039 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta 6.994 PPPK paruh waktu.

"Nanti disesuaikan dengan persentase alokasi anggaran belanja pegawai, apabila sudah maksimal tentu kami tidak akan melakukan rekrutmen, namun kalau masih ada ruang anggaran, akan dilihat sektor-sektor yang memang membutuhkan tambahan pegawai," bebernya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....