Damkarmatan Kota Bandung Gencarkan Mitigasi dan Edukasi Pencegahan Kebakaran

  • 07 Agt 2026 15:30 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kota Bandung meningkatkan berbagai upaya mitigasi untuk mengantisipasi meningkatnya potensi kebakaran selama puncak musim kemarau. Langkah tersebut dilakukan melalui sosialisasi, edukasi, serta peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran yang dipicu cuaca kering.

‎Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung, Kurniawan Yusuf, mengatakan pihaknya terus mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas, terutama yang berpotensi memicu kebakaran di lahan terbuka maupun permukiman.

‎"Jadi, saya sampaikan terkait dengan kekeringan, tentu kita berupaya untuk melakukan mitigasi, sosialisasi, serta edukasi kepada masyarakat karena memang kondisi cuaca yang demikian kering," ujar Kurniawan, Jumat 7 Agustus 2026.

‎Menurutnya, kondisi cuaca pada musim kemarau menyebabkan vegetasi seperti rumput dan semak menjadi lebih mudah terbakar. Karena itu, peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencegah munculnya titik api, termasuk tidak membakar sampah sembarangan dan memastikan sumber api telah benar-benar padam setelah digunakan.

‎Kurniawan menjelaskan, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim kemarau diperkirakan berlangsung pada Juli, Agustus, hingga September 2026. Kondisi tersebut membuat risiko kebakaran meningkat dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

‎"Menurut catatan BMKG, puncak kemarau akan terjadi di bulan Juli, Agustus, dan September. Maka, jika kita lihat dari pola kejadian kebakaran, bulan Juli menjadi waktu dengan kejadian tertinggi sepanjang Januari sampai Juli," katanya.

‎Ia menambahkan, peningkatan jumlah kejadian kebakaran pada Juli menjadi indikator bahwa kewaspadaan harus terus ditingkatkan selama beberapa bulan ke depan. Damkarmat Kota Bandung pun telah menyiagakan personel serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran.

‎Selain melakukan respons cepat terhadap laporan masyarakat, Damkarmat juga terus menggencarkan edukasi kepada warga mengenai langkah-langkah pencegahan kebakaran di lingkungan tempat tinggal maupun lahan terbuka.

‎" Edukasi tersebut diharapkan mampu menekan jumlah kejadian kebakaran selama musim kemarau," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....