Karyawan Bandung Zoo Gelar Apel Setahun Penutupan, Siap Sambut Pengelola Baru

  • 06 Agt 2026 13:39 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Karyawan Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo menggelar apel untuk memperingati satu tahun penutupan operasional buntut sengketa kepengurusan, pada Kamis 6 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk membangkitkan semangat para pekerja sekaligus menyambut proses transisi menuju pengelolaan baru.

Koordinator Karyawan Tim Transisi Bandung Zoo, Rahman Suryaman, mengatakan apel tersebut juga bertepatan dengan hari lahir pendiri Kebun Binatang Bandung, Raden Ema Bratakusuma. Menurutnya, kegiatan itu digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa pendiri sekaligus memotivasi karyawan agar tetap menjalankan tugas merawat satwa.

"Acara ini untuk memotivasi karyawan. Meskipun kami berada di titik yang cukup berat dengan ditutupnya Bandung Zoo, kami tetap berdiri tegak untuk merawat satwa-satwa yang ada di sini," ujar Rahman, Kamis 6 Agustus 2026.

Kegiatan operasional Bandung Zoo telah ditutup sejak Agustus 2025 setelah Pemerintah Kota Bandung mencabut izin operasional pengelola sebelumnya. Keputusan itu diambil karena konflik pengelolaan manajemen serta pencabutan izin lembaga konservasi oleh Kementerian Kehutanan serta penataan aset lahan oleh Pemerintah Kota Bandung.

Selama masa transisi, Pemkot Bandung bersama Kementerian Kehutanan menyiapkan proses pengalihan pengelolaan melalui mekanisme seleksi terhadap calon pengelola baru. Dari mekanisme itu, Faunaland terpilih sebagai pengelola baru Bandung Zoo.

Dalam kesempatan itu juga, Rahman menyampaikan para karyawan menyambut positif hadirnya pengelola baru. Ia bersama koleganya mengaku siap melanjutkan pekerjaan secara profesional demi mendukung kebangkitan Bandung Zoo.

"Mendengar adanya pengelola baru, kami siap melanjutkan kinerja dan siap bekerja secara profesional untuk memajukan kebun binatang ini," katanya.

Meski demikian, ia mengaku hingga kini para karyawan belum menerima penjelasan langsung dari pihak pengelola baru mengenai mekanisme kerja ke depan. Mereka masih menunggu keputusan resmi terkait pembagian tugas dan kelanjutan operasional.

Rahman berharap Bandung Zoo dapat kembali dibuka sebagai kawasan konservasi yang mengedepankan kesejahteraan satwa. Selain itu, ia juga ingin kebun binatang tersebut kembali menjalankan fungsi edukasi dan pelestarian budaya lokal.

"Harapan saya, kebun binatang ini bisa lebih baik, lebih maju, lebih mengedepankan perawatan satwa, konservasi, dan budaya lokal yang ada di Bandung. Bandung Zoo bukan hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga menjadi tempat edukasi," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....