Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Luncurkan 10 ribu MCK

  • 04 Agt 2026 16:37 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cianjur- Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar luncurkan gerakan 10 ribu MCK untuk pondok pesantren di Pondok Pesantren Nurul Huda Almusri, Desa Kertajaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Selasa 4 Agustus 2026.

‎Program tersebut ditandai dengan launching yang dilanjutkan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas MCK(Mandi, Cuci, Kakus) di lingkungan Ponpes Nurul Huda Almusri sebagai simbol dimulainya program peningkatan sanitasi di pesantren.

Menko bidang pemberdayaan masyarakat ‎Muhaimin Iskandar mengatakan, dengan pembangunan 10 ribu MCK merupakan bagian dari program besar pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan ekonomi masyarakat.

‎" Pada literasi keuangan, kemudian pemberian 10.000 MCK untuk pesantren, itu bagian integral dari pemberdayaan masyarakat, dan pemberdayaan masyarakat ini hilir-hulunya adalah dari penyiapan SDM, capacity building, dan tentu ekosistem yang memberi kesempatan untuk tumbuh kemandirian ekonomi, kreativitas, inovasi, serta kesadaran masyarakat untuk lebih aktif memberdayakan ekonomi dirinya dan keluarganya," ujarnya, Selasa 4 Juli 2026.

Ia menambahkan ‎pesantren menjadi lokasi yang sangat strategis untuk menjalankan berbagai program pemberdayaan karena memiliki komunitas yang kuat, mulai dari santri, tenaga pendidik hingga masyarakat sekitar.

‎"Pesantren ini sangat strategis. Sekali dayung, pesantren bisa berperan mengatasi kemiskinan, meningkatkan kesehatan, menyiapkan SDM unggul, sekaligus melahirkan kemandirian ekonomi. Karena itu, pesantren bisa disebut jalan cepat memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan penciptaan ekosistem ekonomi,"ucapnya.


‎Menurutnya, pesantren juga memiliki potensi besar karena mempunyai sumber daya dan pasar sendiri sehingga mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat jika dikelola dengan baik.

‎Ia pun ‎menyinggung peran Forum Percepatan Transformasi Pesantren (FPTP) yang dinilainya sejalan dengan program transformasi bangsa yang tengah dijalankan pemerintah.

‎"Kalau 40 ribu pesantren bisa transformasi, maka pendidikan akan cepat maju. Kalau pendidikan cepat maju, maka akan disiapkan SDM yang unggul untuk memasuki Indonesia yang maju," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....