LKS Dikmen 2026 Perkuat Sinergi Pendidikan Vokasi dan Industri Cetak Talenta
- 03 Agt 2026 19:02 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Penyelenggaraan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Jenjang Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2026 menegaskan pentingnya sinergi antara pendidikan vokasi, dunia usaha, dunia industri, dan perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia yang siap memasuki dunia kerja.
Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Suharti, mengatakan LKS menjadi ruang yang memberikan kesempatan setara bagi seluruh peserta dari berbagai daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
"Selama beberapa hari ini mengerjakan yang sama dengan standar yang sama. Tidak ada soal-soal untuk anak-anak yang dari kota, yang dari desa. Semua mengerjakan hal yang sama," ujar Suharti dalam keterangannya, Senin 3 Agustus 2026.
Menurutnya, nilai utama LKS tidak hanya terletak pada perebutan medali, tetapi juga pada jejaring yang terbentuk antarpeserta dari seluruh Indonesia. Relasi tersebut dinilai dapat menjadi modal kolaborasi ketika mereka memasuki dunia kerja maupun membangun usaha di masa mendatang.
"Jangan lupa untuk saling kontak dengan teman dari provinsi lain. Bisa jadi dalam beberapa tahun ke depan kalian bisa menjadi mitra kerja atau bahkan mitra usaha. Jaringan yang kalian bangun di sini akan bertahan jauh lebih lama daripada medali yang kalian bawa pulang," katanya.
Kemendikdasmen, lanjut Suharti, akan terus memperkuat pendidikan vokasi agar selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Para peserta terbaik juga akan mendapatkan pembinaan lanjutan sebagai persiapan mengikuti kompetisi keterampilan di tingkat regional maupun internasional.
Sementara itu, Kepala Pusat Prestasi Nasional, Maria Veronika Irene Herdjiono, menyampaikan bahwa penyelenggaraan LKS tahun ini mencatat peningkatan partisipasi yang signifikan. Lebih dari 9.000 siswa mengikuti proses seleksi, meningkat lebih dari 27 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 7.000 peserta.
"Tahun 2026 ini sejumlah 9.000 lebih peserta dari seluruh Indonesia. Hal ini mengalami peningkatan 27 persen lebih. Untuk finalis yang datang di tingkat nasional adalah 1.121 dari 36 provinsi dan SILN," ujarnya.
Selain meningkat dari sisi jumlah peserta, penyelenggaraan LKS Dikmen 2026 juga semakin diperkuat melalui keterlibatan dunia usaha, dunia industri, dan perguruan tinggi. Berbagai mitra memberikan dukungan dalam penyelenggaraan lomba, menghadirkan ekshibisi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), hingga menyediakan beasiswa bagi para pemenang.
"Kontribusi dari mitra sangat luar biasa. Bentuk apresiasi yang disediakan selain dari Kemendikdasmen juga dukungan dari para mitra, di antaranya pemberian beasiswa bagi yang juara. Ini menunjukkan bahwa jaminan keberlanjutan bagi para juara sudah sangat terjamin," kata Irene.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor tersebut memperkuat ekosistem pendidikan vokasi yang lebih dekat dengan kebutuhan dunia kerja. Peserta tidak hanya memperoleh pengalaman kompetisi, tetapi juga kesempatan memperluas jejaring profesional, meningkatkan kompetensi, dan membuka akses terhadap peluang karier.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....