Sebanyak 145 Akademisi dan OPD, Uji Naskah Akademik Hari Jadi Subang
- 03 Agt 2026 13:20 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang – Senin 3 Agustus 2026, Aula Oman Syahroni Kantor Bupati Subang ramai. 145 peserta dari akademisi, budayawan, dan OPD, hadir dalam Seminar Uji Publik Naskah Akademik Hari Jadi Subang.
Penulisan ulang sejarah ini, dikerjakan Bapperida Subang bersama Fakultas Ilmu Budaya Unpad. Prosesnya panjang, mulai dari menelusuri naskah kuno hingga mengumpulkan ingatan kolektif masyarakat.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Subang sangat mendukung kegiatan ini, karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati sejarah. Satu pijakan sejarah bagi Kabupaten Subang yang telah melalui berbagai proses, mulai dari naskah kuno hingga ingatan kolektif, yang ada di masyarakat,” ungkap Sekda Kabupaten Subang Asep Nuroni.
Sekda yang akrap di sapa Kang Asep, yang membuka langsung acara. Ia menegaskan, sejarah bukan arsip berdebu, tapi pondasi identitas warga Subang.
“Sejarah tidak hanya catatan masa lalu, namun pondasi identitas kultural dan sosiologis masyarakat, dan nilai luhur budaya harus dikembangkan,” ujarnya.
Bagi Kang Asep, sejarah harus jadi arah. Ia menyebut, sejarah ibarat kompas untuk membawa Subang menuju visi unggul, maju, dan berdaya saing.
“Kompas yang memberikan arah untuk melangkah ke masa, dan merupakan bagian tak terpisahkan, ikhtiar mewujudkan Subang unggul, maju, dan kompetitif,” tegas Kang Asep.
Hasil penelitian ini nantinya dibukukan, dan dibuat video dokumenter, lalu dipamerkan di Museum Subang. Uji publik ini jadi ruang untuk menguji keakuratan data, agar narasinya utuh.
“Uji publik penting, agar setiap masukan dan bukti sejarah dapat memperkaya hasil penelitian, sehingga melahirkan narasi sejarah yang lebih utuh dan objektif,” paparnya.
Seminar dipimpin Prof. Dr. Nina Herlina dari Unpad, dengan 3 narasumber: ahli hukum Dr. Hernadi Affandi, antropolog Ade Makmur Kartawinata, dan sejarawan Anggi A. Junaedi. Masukan dari peserta diharapkan, melahirkan Hari Jadi Subang yang kuat secara data.
“Saya harapkan kritik yang konstruktif dari seluruh masyarakat,” tandas Sekda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....