Pemotor Terluka Usai Tabrak Water Barrier Proyek Galian di Jalan Merdeka Bandung
- 02 Agt 2026 13:57 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Seorang pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Merdeka, Kota Bandung, Minggu 2 Agustus dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Korban diduga menabrak water barrier yang dipasang di sekitar lokasi proyek perbaikan kabel bawah tanah.
Berdasarkan informasi di lokasi, kecelakaan terjadi saat arus lalu lintas relatif sepi. Di ruas Jalan Merdeka, tepatnya di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), tengah berlangsung pekerjaan perbaikan kabel bawah tanah.
Atea proyek diketahui dipasangi water barrier, namun kondisi penerangan di sekitar lokasi dinilai minim. Korban diketahui merupakan seorang pria yang mengendarai sepeda motor berpelat nomor D 6184 ADS.
Saat kejadian, korban melaju dari arah Bandung Indah Plaza (BIP) menuju Jalan Lembong sebelum diduga menabrak pembatas beton di sekitar area pekerjaan. Kanit Turjagwali Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Rony Sukmana, mengatakan hasil pemeriksaan awal berdasarkan keterangan saksi menunjukkan korban diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan kurang berkonsentrasi saat berkendara.
"Entah itu mengantuk atau dengan kondisi bawa motornya cukup tinggi kecepatannya, akhirnya menabrak barrier, betonan, langsung terhempas kurang lebih enam sampai tujuh meter," ujar Rony, Minggu 2 Agustus 2026.
Benturan keras menyebabkan korban mengalami luka serius dan tidak sadarkan diri. Petugas kemudian mengevakuasi korban menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Hasan Sadikin untuk mendapatkan penanganan medis.
"Terlihat sampai mengeluarkan darah di telinga dan hidung. Untuk korban sampai saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin," katanya.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan. Selain faktor dugaan kelalaian pengendara, kepolisian juga menyoroti aspek keselamatan di lokasi proyek yang diduga belum dilengkapi rambu peringatan secara memadai.
Menurut Rony, seharusnya rambu peringatan dipasang beberapa meter sebelum titik pekerjaan agar pengendara memiliki waktu untuk mengurangi kecepatan dan mengantisipasi adanya galian maupun pembatas jalan.
"Untuk galian ini ada pembetulan kabel, namun pekerja juga mungkin kurang teliti untuk memasang barrier atau rambu-rambu, karena yang seharusnya rambu-rambunya itu jangan terlalu dekat dengan pengerjaan," ujarnya.
Ia menambahkan, penerangan di sekitar lokasi juga perlu menjadi perhatian karena kondisi jalan yang gelap dapat mengurangi jarak pandang pengendara pada malam hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....