Kecelakaan Beruntun di Leuwipanjang Bandung Diduga Akibat Supir Truk Microsleep

  • 30 Jul 2026 11:05 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan dan Soekarno-Hatta, tepatnya di depan Griya Jogja, Kelurahan Kebonlega, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Rabu 29 Juli 2026 sekitar pukul 12.15 WIB. Satu orang pesepda dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan itu.

Insiden tersebut melibatkan satu truk pengangkut tabung gas LPG, lima mobil, tiga sepeda motor, dua gerobak dagangan, serta satu sepeda. Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Fiekry Ady Perdana, mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga dipicu pengemudi truk LPG yang mengalami microsleep.

"Pengemudi truk gas LPG diduga mengalami microsleep sehingga kehilangan kendali dan menabrak sejumlah kendaraan yang berada di depannya. Akibat kejadian tersebut satu orang meninggal dunia, satu orang mengalami luka berat, serta beberapa kendaraan mengalami kerusakan," kata Fiekry, Rabu 29 Juli 2026.

Setelah menabrak dua unit mobil Daihatsu Sigra, truk kemudian menghantam seorang pesepeda hingga terseret dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Kendaraan tersebut selanjutnya terus melaju tanpa kendali, menabrak tiga gerobak pedagang, satu motor, dsn dua mobil lainnya, yang sedang parkir.

Dalam kejadian itu, pesepeda yang meninggal dunia dievakuasi ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Sementara seorang pedagang bakso tahu juga mengalami luka berat dan dilarikan ke RS Bandung Kiwari untuk mendapatkan penanganan medis.

Fiekry menambahkan, dari pemeriksaan awal diketahui pengemudi truk tidak membawa Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun kartu tanda penduduk (KTP) saat kejadian. Namun, penyidik masih mendalami seluruh aspek penyebab kecelakaan, termasuk kondisi pengemudi sebelum insiden terjadi.

"Saat ini perkara masih dalam proses penyelidikan Unit Gakkum. Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, melaksanakan gelar perkara awal, serta mengumpulkan seluruh alat bukti untuk memastikan penyebab kecelakaan secara menyeluruh," ujar Fiekry.

Selain korban jiwa dan korban luka berat, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada sedikitnya lima unit mobil, tiga sepeda motor, serta dua gerobak milik pedagang. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengevakuasi korban dan kendaraan yang terlibat, serta mengamankan barang bukti untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....