Retribusi Naik tanpa Revitalisasi, Warga Pasar Cikurubuk Ancam Demo
- 30 Jul 2026 11:04 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Warga Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya mengancam akan melakukan unjuk rasa. Aksi warga pasar ini, karena warga pasar kecewa dengan kebijakan Pemkot Tasikmalaya yang menaikan besaran retribusi pasar.
“Iya bagi kami itu berat, yang tadinya Rp.300 per meter, sekarang menjadi Rp. 500 per meter,” kata Sekretaris Himpunan Pedagang Pasar Tasikmalaya (HIPATAS) Jajang Ara, Kamis 30 Juli 2026.
Ia mengatakan, di tengah kondisi ekonomi yang sulit, dimana kunjungan pembeli ke pasar menurun, kenaikan retribusi menjadi beban. Terlebih kata Jajang, kenaikan retribusi tidak diimbangi dengan perbaikan sarana prasarana pasar.
“Jalan, saluran air, masih dibiarkan rusak. Bagaimana pembeli datang ke pasar, kalau kondisinya seperti itu,” ujarnya.
Sebelumnya warga pasar sendiri telah mengajukan keberatan dengan kenaikan retribusi kios. Namun, setelah melakukan berbagai langkah keberatan warga pasar tidak mendapat respon pemerintah daerah.
“Dulu kami pernah mengajukan keberatan, termasuk meminta kajian, tapi tidak pernah ditanggapi. Maka jika ini tetap tidak direspon, kami akan turun ke jalan meminta kejelasan dari pemerintah daerah, dan meninjau ulang penerapan kenaikan retribusi ini,”katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....