Sekolah Lapang Gempa Bumi, BMKG: Bagian Mitigasi Bencana
- 29 Jul 2026 14:27 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut - Dikesempatan membuka Kegiatan Sekolah Lapang Gempabumi (SLG) Kabupaten Garut Tahun 2026, Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Suaidi Ahadi, menjelaskan keberhasilan mitigasi bencana membutuhkan kolaborasi antara BMKG dan pemerintah daerah. BMKG berperan dalam mendeteksi dan menyampaikan informasi peringatan dini, sedangkan pemerintah daerah bersama BPBD bertugas menindaklanjuti informasi tersebut untuk melindungi masyarakat.
Selain memperoleh materi mengenai potensi sumber gempa di wilayah masing-masing, peserta juga mendapatkan edukasi penggunaan aplikasi InfoBMKG yang menyediakan informasi cuaca, gempa bumi, hingga potensi tsunami secara real-time.
"Kita bukan memberikan ketakutan atau kepanikan, melainkan membangun kesiapsiagaan bersama teman-teman BPBD. Melalui Sekolah Lapang Gempabumi ini, kami berharap masyarakat akan lebih paham dalam menyikapi bencana demi mewujudkan Keluarga Cerdas Bencana," ujarnya, di Garut, Rabu, 29 Juli 2026.
Anggota Komisi V DPR RI, Ade Ginanjar, menyampaikan, Sekolah Lapang Gempabumi merupakan langkah konkret dalam memperluas edukasi kebencanaan kepada masyarakat. Pihaknya juga terus mendukung penyediaan peralatan pemantauan gempa bumi dan instalasi EEWS di wilayah-wilayah prioritas.
"Bencana itu tidak ada yang tahu kapan datangnya. Namun, dengan alat yang diupayakan oleh BMKG ini, potensi dampak risiko bencana bisa ditanggulangi sedikit presentasenya. Melalui kegiatan ini, ketika ada pemberitahuan dari sistem, masyarakat sudah tahu bagaimana dia harus menyikapinya," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....