FLS3N SMA Jabar 2026 Jadi Wadah Siswa Kembangkan Bakat Seni dan Sastra

  • 28 Jul 2026 21:50 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung Barat – Dinas Pendidikan Jawa Barat menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SMA/MA tahun 2026 sebagai ruang bagi pelajar untuk menunjukkan kreativitas dan mengembangkan potensi di bidang seni.

Ajang tersebut berlangsung di Kabupaten Bandung Barat, dengan mengambil lokasi di SMAN 1 Lembang dan SMAN 2 Lembang. Peserta yang tampil merupakan para juara pertama hasil seleksi FLS3N tingkat kabupaten/kota di seluruh Jawa Barat.

Sebanyak 23 peserta dan 16 pendamping dari masing-masing daerah turut ambil bagian dalam kompetisi tingkat provinsi ini. Mereka bersaing membawa nama daerah melalui berbagai karya dan penampilan terbaik.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas Dinas Pendidikan Jawa Barat, Ai Nurhasan, mengatakan setiap peserta didik memiliki potensi dan karakter berbeda yang perlu mendapat ruang untuk berkembang.

Menurutnya, keberhasilan siswa tidak hanya diukur dari pencapaian akademik, tetapi juga dari kemampuan mereka mengembangkan minat dan bakat di berbagai bidang. “Setiap anak memiliki keunggulan masing-masing. Melalui kegiatan seperti FLS3N, mereka diberikan kesempatan untuk menemukan dan mengasah potensi yang dimiliki,” ujar Ai, Senin 27 Juli 2026.

Dalam penyelenggaraan tahun ini, FLS3N SMA/MA tingkat Provinsi Jawa Barat menghadirkan 16 cabang perlombaan yang terbagi di dua lokasi pelaksanaan. SMAN 1 Lembang menjadi tempat digelarnya tujuh kategori lomba, mulai dari menyanyi solo putra dan putri, tari kreasi, kreativitas musik tradisional, fotografi, instrumen solo gitar, hingga kriya.

Sementara itu, SMAN 2 Lembang menjadi lokasi sembilan bidang lainnya, yakni desain poster, menulis cerita pendek, jurnalistik, komik digital, baca puisi, cipta puisi, cipta lagu, monolog, dan film pendek.

Selain menjadi ajang kompetisi, FLS3N juga menjadi sarana bagi siswa untuk mengekspresikan diri melalui karya kreatif. Salah satu peserta asal Kabupaten Tasikmalaya, Evan, mengaku menjadikan musik sebagai media untuk menyampaikan ide dan perasaan.

Peserta cabang cipta lagu tersebut mengatakan ketertarikannya terhadap musik telah berkembang sejak SMP hingga kini duduk di bangku SMA.

“Melalui FLS3N saya ingin membanggakan orang tua sekaligus menunjukkan bahwa prestasi dapat diraih melalui berbagai bidang, termasuk seni,” kata Evan.

Melalui penyelenggaraan FLS3N, Disdik Jabar berharap semakin banyak siswa yang berani mengembangkan kreativitas, meningkatkan kepercayaan diri, serta mencetak prestasi di bidang seni dan sastra.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....