SMKN Maung Purwakarta Gandeng Brimob Jabar lewat Program Ketarunaan

  • 28 Jul 2026 21:48 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – SMKN Maung Purwakarta mulai menerapkan program pendidikan ketarunaan sebagai upaya memperkuat karakter peserta didik melalui kolaborasi bersama Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Jawa Barat. Program pembinaan ini digelar selama tiga bulan dengan mengedepankan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan integritas.

Kegiatan perdana program ketarunaan berlangsung di Markas Kompi 3 Batalyon C Satbrimob Polda Jabar, Purwakarta, Senin 27 Juli 2026. Para siswa akan mendapatkan pembinaan langsung dengan pendekatan kepramukaan atau kepanduan sebagai bagian dari penguatan karakter Pancawaluya.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, mengatakan kerja sama antara SMKN Maung Purwakarta dan Brimob menjadi langkah strategis dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan vokasi, tetapi juga karakter yang kuat.

Menurutnya, selama mengikuti program, para siswa akan menjalani proses pembinaan di lingkungan Mako Brimob yang berada dekat dengan sekolah. "Melalui pendidikan ketarunaan ini, siswa akan dibina selama tiga bulan dengan pendekatan kepramukaan untuk memperkuat karakter Pancawaluya," kata Purwanto, dalam keterangannya Selasa 28 Juli 2026.

Ia menjelaskan, nilai-nilai yang ditanamkan dalam program tersebut mencakup sikap disiplin, patriotisme, tanggung jawab, kepedulian, serta kemampuan bekerja sama. Pendidikan kepramukaan dinilai menjadi salah satu metode efektif untuk membentuk kepribadian generasi muda.

Program ini diharapkan mampu memberikan pengalaman baru bagi peserta didik dalam membangun mental yang tangguh serta membiasakan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Komandan Kompi 3 Batalyon C Satbrimob Polda Jabar, Iptu Yosafat Jan Diocassa Agrephino, menyampaikan pihaknya siap mendukung pembinaan karakter para siswa melalui kegiatan yang terstruktur.

Ia berharap setelah menyelesaikan pendidikan ketarunaan, siswa SMKN Maung Purwakarta dapat menjadi pribadi yang lebih disiplin, memiliki rasa kebersamaan, serta mampu menghargai lingkungan sekitar.

"Harapannya mereka tumbuh menjadi generasi yang berintegritas, memiliki budi pekerti, dan mampu menerapkan sikap positif kepada orang tua, teman, maupun masyarakat," ujarnya.

Melalui sinergi dunia pendidikan dan institusi kepolisian tersebut, program ketarunaan diharapkan menjadi salah satu upaya mencetak lulusan SMK yang unggul secara keterampilan sekaligus memiliki karakter kuat sesuai kebutuhan masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....