Kopamas Siapkan 32 Armada Dengan  Layani Akses lewat Bandara Husein

  • 28 Jul 2026 13:01 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Rencana reaktivasi Bandara Husein Sastranegara disambut positif para pelaku usaha transportasi di Kota Bandung. Ketua Koperasi Pemilik Angkutan Masyarakat (Kopamas) Kota Bandung, Budi Kurnia, mengatakan pihaknya siap kembali melayani masyarakat dengan membuka trayek yang melintasi kawasan Bandara husein - Terminal Ledeng.

Menurut Budi, reaktivasi bandara menjadi momentum untuk menghidupkan kembali layanan angkutan umum yang sempat berhenti beroperasi selama sekitar empat tahun akibat penutupan akses oleh pihak Lanud.

‎"Ke depan, ada kemungkinan angkot tidak lagi melayani pusat-pusat kota tertentu. Dalam penyusunan rute, angkot akan diarahkan ke wilayah yang masih menjadi blank spot atau daerah yang belum terlayani secara maksimal oleh transportasi umum," ujar Budi, Selasa 28 Juli 2026.

‎Ia menjelaskan, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Bandung, sebanyak 32 armada disiapkan untuk melayani trayek tersebut. Rute awal direncanakan melayani jalur Cibogo Atas–Halte Andir melalui Bandara Husein Sastranegara. Selanjutnya, trayek itu akan disesuaikan menjadi Terminal Ledeng–Bandara Husein Sastranegara melalui kawasan Sukahaji.

‎Budi mengatakan, jam operasional akan berlangsung dari pagi hingga malam hari. Penambahan armada akan disesuaikan dengan tingkat keterisian penumpang (load factor).

‎"Kami akan melihat dulu potensi penumpangnya. Kalau jumlah penumpang meningkat dan kebutuhan bertambah, armada juga akan kami tambah," katanya.

‎Ia mengungkapkan, sebelum akses menuju bandara ditutup, trayek tersebut memiliki jumlah penumpang yang cukup tinggi. Namun layanan terpaksa dihentikan karena angkot tidak dapat melintasi jalur resmi setelah portal ditutup.

‎Sekitar dua bulan lalu, Kopamas juga telah berkoordinasi dengan Komandan Lanud untuk menyampaikan rencana pengoperasian kembali trayek tersebut. Hasilnya, pihak Lanud membuka ruang komunikasi dan meminta koordinasi lanjutan dengan instansi terkait.

‎Selain menghidupkan kembali trayek lama, Kopamas juga tengah melakukan transformasi layanan agar mampu bersaing dengan transportasi berbasis aplikasi.

‎"Kami masih optimistis bisa bersaing. Transportasi online memiliki biaya yang relatif lebih mahal, sedangkan angkot menawarkan tarif yang lebih terjangkau. Kami terus bertransformasi mengikuti kebutuhan masyarakat," ucapnya.

‎Sebagai bagian dari transformasi tersebut, Kopamas berencana mengoperasikan angkot listrik. Menurut Budi, meski investasi awal kendaraan listrik lebih tinggi, biaya operasionalnya jauh lebih hemat dibanding kendaraan berbahan bakar konvensional.

‎Ia menjelaskan, kendaraan konvensional membutuhkan sekitar 10 hingga 15 liter bahan bakar per hari dengan biaya sekitar Rp150.000 hingga Rp180.000. Sementara kendaraan listrik dengan jarak tempuh sekitar 200 kilometer hanya membutuhkan biaya operasional sekitar Rp50.000.

‎Layanan angkot juga akan dilengkapi berbagai fasilitas seperti pendingin udara (AC), Wi-Fi, sistem pembayaran cashless, serta pengaturan jadwal keberangkatan yang lebih tertib. Sopir nantinya akan menggunakan sistem penggajian sehingga tidak lagi mengejar setoran dan tidak diperbolehkan berhenti atau ngetem sembarangan.

‎"Selama masa sosialisasi sekitar dua bulan, masyarakat akan dikenalkan dengan sistem pembayaran non-tunai. Headway antar kendaraan juga akan dijaga agar layanan lebih nyaman dan tepat waktu," katanya.

‎Budi menegaskan, angkot yang disiapkan bukan merupakan shuttle khusus bandara, melainkan tetap beroperasi sebagai angkutan kota yang melintasi kawasan Bandara Husein Sastranegara sesuai trayek resmi.

‎Saat ini trayek yang dikelola Kopamas meliputi Stasiun Sarijadi, Stasiun Gunung Batu, Pasar Sederhana–Cimindi, serta Cibogo Atas–Halte Andir.

‎"Angkot tidak bisa sembarangan keluar dari rute yang telah ditetapkan. Setiap trayek memiliki jalur resmi. Jika keluar dari jalur tersebut, berarti melanggar aturan trayek," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....