Cadangan Beras Pemkot Cimahi Tembus 73 Ton, Lampaui Target Nasional

  • 28 Jul 2026 12:05 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi memastikan stok Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) dalam kondisi aman bahkan melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat. Hingga saat ini, cadangan beras yang tersimpan di Perum Bulog mencapai 73 ton atau melebihi target minimal 58 ton yang ditentukan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Keberadaan CPPD menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Cadangan beras tersebut disiapkan untuk menghadapi kondisi darurat seperti bencana alam, kerawanan pangan, maupun keadaan luar biasa yang membutuhkan intervensi pemerintah.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi, Tita Mariam, mengatakan target minimal cadangan beras harus selalu dipenuhi agar daerah memiliki stok yang siap digunakan sewaktu-waktu. Menurutnya, kelebihan stok dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan tanpa mengurangi batas minimal yang telah ditetapkan.

"Alhamdulillah, hingga saat ini stok Cadangan Pangan Pemerintah Daerah Kota Cimahi sudah mencapai 73 ton, sehingga telah melampaui target minimal 58 ton yang ditetapkan Bapanas." ujar Tita, Selasa 28 Juli 2026.

Tita menjelaskan angka 58 ton merupakan ketentuan nasional yang harus dipenuhi setiap daerah. Pemerintah Kota Cimahi hanya mengikuti standar yang telah ditetapkan Bapanas sebagai acuan dalam pengelolaan cadangan pangan.

"Yang terpenting stok minimal 58 ton tetap tersedia, sedangkan kelebihannya bisa disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan." ucapnya.

Program CPPD sendiri telah berjalan sekitar empat tahun di Kota Cimahi. Selama tidak terjadi kondisi darurat, cadangan beras tetap disimpan di Bulog sebagai persediaan strategis pemerintah daerah.

Selain menjaga jumlah stok, pemerintah juga memastikan kualitas beras tetap terpelihara. Bulog menerapkan sistem rotasi penyimpanan sehingga beras yang disalurkan kepada masyarakat tetap layak konsumsi dan berkualitas baik.

"Bulog memiliki mekanisme perputaran stok sehingga beras yang diberikan kepada masyarakat tetap dalam kondisi baik." katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....