Dispangtan Libatkan 30 UMKM Lokal, GPM Ajang Promosi Produk Cimahi
- 27 Jul 2026 20:44 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Gerakan Pangan Murah (GPM) Pangsi yang digelar Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi tidak hanya menyediakan bahan pokok murah, tetapi juga menjadi wadah promosi bagi pelaku usaha pangan lokal. Sebanyak 30 pelaku usaha binaan Dispangtan turut meramaikan bazar yang digelar di Halaman Parkir Utara Kantor Pemkot Cimahi, Senin 27 Juli 2026.
Puluhan tenant tersebut terdiri atas pedagang sembako dan pelaku usaha makanan olahan berbahan baku pangan segar asal Kota Cimahi. Kehadiran mereka diharapkan mampu memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dispangtan Kota Cimahi, Agus Lukman Hadiansyah, menjelaskan seluruh peserta bazar merupakan pelaku usaha yang selama ini mendapatkan pembinaan dari Dispangtan. Komposisinya terdiri dari 15 tenant sembako dan 15 tenant makanan olahan.
"Seluruh produk makanan olahan yang dijual menggunakan bahan dasar pangan segar lokal Kota Cimahi sehingga sekaligus menjadi ajang promosi produk daerah," ujar Agus.
Menurutnya, lokasi penyelenggaraan GPM Pangsi selalu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan ketersediaan area yang memadai. Selain digelar di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi, kegiatan juga rutin berpindah ke berbagai kawasan publik.
"Kami mengombinasikan lokasi pelaksanaan antara area Pemkot dan ruang publik seperti halaman DPRD, Lapangan Melong hingga kawasan Cibabat agar lebih mudah dijangkau masyarakat," ucapnya.
Ia menambahkan, tidak seluruh kantor kelurahan dapat menjadi lokasi penyelenggaraan karena mempertimbangkan kapasitas lahan dan akses pengunjung. Oleh karena itu, pemerintah memilih lokasi yang mampu menampung aktivitas bazar dengan nyaman.
Hingga akhir Juli 2026, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Pangsi telah mencapai 20 kali dari target 30 kali sepanjang tahun.
Dispangtan Kota Cimahi memastikan kegiatan tersebut akan terus berlanjut di sejumlah titik selama sisa tahun 2026 sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan, memperkuat ketahanan pangan daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM pangan lokal.
"Sampai hari ini sudah terlaksana 20 kali dan masih ada 10 kali pelaksanaan lagi hingga akhir tahun," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....