Kehidupan Dunia Hanya Sementara, Persiapkanlah Bekal menuju Akhirat

  • 25 Jul 2026 11:09 WIB
  •  Bandung
Poin Utama
  • Puluhan jemaah memadati Masjid Al Mujahidin di Karangtengah, Lamajang, Pangalengan sejak pukul 12 siang untuk melaksanakan salat Jumat.
  • Ustadz Wawan menyampaikan khutbah dalam Bahasa Sunda dengan pesan bahwa kehidupan dunia bersifat sementara dan Muslim harus mempersiapkan bekal akhirat.
  • Isi khutbah menekankan pentingnya ibadah yang baik kepada Allah SWT agar mendapat ridha-Nya untuk kehidupan dunia dan akhirat.

RRI.CO.ID, Bandung - Puluhan jemaah salat Jumat padati masjid Al Mujahidin Karangtengah, Lamajang Pangalengan. Sejak pukul 12 kurang beberapa Shaf masjid telah terisi.

Ustadz Wawan selaku khotib naik mimbar dan mulai berkhutbah Salam Bahasa Sunda. Ia menjelaskan bahwa hidup di dunia haya sementara. Jika tujuan Muslim itu adalah surga di akhirat, maka Muslim itu harus mempersiapkan bekal dengan ibadah sebaik mungkin kepada Allah SWT, hanya kepadaNya agar Allah SWT Ridlo atas tujuan baik kita hidup di dunia juga akhirat kelak.

Ia pun menjelaskan beberapa ayat dalam Al Quran sebagai pengingat kepada jemaah. Itu sebagai penerang juga tuntutan dalam menjalani kehidupan sehari hari.

Kurang lebih Khotib menjelaskan ayat 2 surat Al Ashr. Yang berbunyi terkait peringatan keras bahwa manusia akan celaka dan merugi dalam kehidupannya, kecuali mereka yang beriman, beramal saleh, serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.

Beberapa jemaah ada yang memperhatikan isi Khutbah. Namun ada pula anak anak yang bercanda bermain di masjid sejak awal hingga usai salat.

Usai Khutbah seperti biasa Khotib melanjutkan doa bersama. Lalu dilanjutkan salat Jumat Dua rakaat berjamaah.

Disisi lain Ustadz Ayi Sutandi mengajak jemaah agar datang lebih awal ke masjid untuk salat Jumat. Karena itu memiliki faedah luar biasa.

"Manfaat itu diantaranya dicatat malaikat untuk mendapat pahala setara berkurban unta hingga telur, diampuni dosanya, dan berpeluang meraih waktu mustajab berdoa. Keutamaan ini akan ditutup dan buku catatan malaikat ditutup tepat saat khatib naik ke mimbar," pungkas Ustadz Ayi, Jumat 24 Juli 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....