Kompor Lupa Dimatikan Jadi Pemicu Kebakaran Rumah di Pharmindo Cimahi

  • 24 Jul 2026 10:51 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Kelalaian mematikan kompor saat memasak kembali menjadi penyebab kebakaran rumah di Kota Cimahi. Peristiwa tersebut terjadi di sebuah rumah di Kompleks Pharmindo, Jalan Trowulan 2 Blok L6 RT 02 RW 01, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kamis 23 Juli 2026 malam, tanpa menimbulkan korban jiwa.

Kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 22.25 WIB dan segera dilaporkan kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cimahi pada pukul 22.40 WIB. Petugas langsung bergerak ke lokasi dan tiba dalam waktu 12 menit atau sekitar pukul 22.52 WIB untuk melakukan penanganan.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengungkapkan rumah yang terbakar merupakan milik Parwoto (79). Api diduga berasal dari kompor yang masih menyala ketika pemilik rumah meninggalkan dapur dan menuju bagian depan rumah.

"Rumah tersebut diketahui milik Bapak Parwoto (79). Api diduga berasal dari kompor yang lupa dimatikan saat pemilik rumah sedang memasak dan pergi ke bagian depan rumah. Asap tebal pertama kali diketahui oleh anak korban saat api sudah naik dan merambat ke kabinet di atas kompor," ujar Aep saat dikonfirmasi, Jumat 24 Juli 2026.

Mengetahui kepulan asap, anak korban langsung berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun kobaran api dengan cepat membesar sehingga keluarga memutuskan meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.

"Sebanyak dua unit mobil pancar dan satu unit rescue dengan tujuh personel Regu 2 diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan," ucapnya.

Saat petugas tiba, api telah berhasil dipadamkan oleh penghuni rumah sehingga tim langsung melakukan proses pendinginan, pemeriksaan, serta pendataan di lokasi kejadian. Penanganan dinyatakan selesai pada pukul 23.00 WIB dan seluruh personel kembali ke Markas Komando sekitar pukul 23.30 WIB.

Luas bangunan yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 4 meter persegi dari total luas rumah 140 meter persegi. Kerugian akibat kerusakan bangunan ditaksir mencapai sekitar Rp2 juta, sedangkan kerusakan barang dan perabotan diperkirakan mencapai Rp12 juta.

Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan sebagian besar aset yang berada di dalam rumah. Nilai bangunan yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar, sementara nilai barang dan isi rumah yang terselamatkan mencapai sekitar Rp5 miliar.

"Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa ini. Sebanyak lima jiwa berhasil diselamatkan dan penyebab kebakaran dipastikan karena kelalaian," kata Aep.

Damkar Kota Cimahi kembali mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan dapur saat kompor masih menyala. Kewaspadaan sederhana, seperti memastikan api kompor benar-benar padam sebelum beraktivitas di tempat lain, menjadi langkah penting untuk mencegah kebakaran rumah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....