Diduga akibat Puntung Rokok, Kebakaran Lahan di Cibeber Cimahi

  • 24 Jul 2026 10:50 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Kelalaian membuang puntung rokok sembarangan diduga menjadi penyebab kebakaran lahan yang menghanguskan kebun bambu dan sebuah bedeng di Komplek Buana Flamingo, Jalan Padat Karya RT 001 RW 001, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, Kamis 23 Juli 2026.

Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa meski api sempat dengan cepat merambat di area yang dipenuhi semak kering.

Kebakaran diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 12.30 WIB ketika asap terlihat mengepul dari kawasan kebun bambu. Kondisi cuaca yang kering membuat kobaran api dengan cepat membesar dan meluas hingga membakar sebagian bedeng di sekitar lokasi.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan laporan mengenai kebakaran diterima petugas pada pukul 13.04 WIB. Tim Regu 2 kemudian langsung diberangkatkan dan tiba di lokasi pada pukul 13.16 WIB dengan waktu respons selama 12 menit.

"Menurut keterangan saksi, kepulan asap terlihat dari kejauhan di area kebun dan saat diperiksa api sudah membesar serta merambat ke semak kering hingga membakar bedeng." ujar Aep saat dikonfirmasi, Jumat 24 Juli 2026.

Menurut Aep, lahan yang terbakar merupakan milik Jend Richard dengan luas keseluruhan sekitar 1.900 meter persegi. Dari total area tersebut, sekitar 350 meter persegi terdampak kobaran api.

"Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari puntung rokok yang dibuang ke semak kering sehingga memicu api." ucapnya.

Untuk mengendalikan kebakaran, Damkar Kota Cimahi mengerahkan satu unit mobil pancar, satu unit rescue, serta tiga personel. Petugas melakukan proses pemadaman, pendinginan, hingga pendataan sebelum operasi dinyatakan selesai pada pukul 14.17 WIB dan seluruh personel kembali ke markas sekitar pukul 14.30 WIB.

"Petugas mengerahkan satu unit pancar dan satu unit rescue dengan tiga personel untuk melakukan pemadaman, pendinginan, serta pendataan hingga penanganan dinyatakan selesai." katanya.

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia. Sebanyak 15 jiwa berhasil diselamatkan, sementara kerugian bangunan diperkirakan mencapai Rp2 juta dan kerugian barang sekitar Rp500 ribu.

Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan aset berupa bangunan senilai sekitar Rp150 juta serta barang-barang bernilai kurang lebih Rp25 juta. Setelah proses pemadaman selesai, Damkar juga memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya mencegah kebakaran, terutama saat musim kemarau.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan karena pada musim kemarau semak dan lahan kering sangat mudah terbakar, sehingga kewaspadaan bersama menjadi kunci mencegah kebakaran." jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....