Mobilisasi Generator Berjalan Lancar, Proyek PLTP Patuha 2 Masuki Tahap Krusial
- 23 Jul 2026 17:36 WIB
- Bandung
RRI CO.ID, Bandung - PT Geo Dipa Energi (Persero) (GDE) kembali mencatatkan tonggak penting dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Patuha Unit 2 berkapasitas 1 × 55 MW. Pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) ini resmi memasuki tahap krusial ditandai dengan suksesnya pengangkutan dan mobilisasi komponen utama pembangkit, yaitu generator listrik, menuju lokasi proyek.
Generator merupakan "jantung" dari sebuah pembangkit listrik yang berfungsi mengubah energi mekanik dari putaran turbin menjadi energi listrik. Kehadiran komponen utama ini menjadi milestone
penting bagi PT Geo Dipa Energi (Persero) dalam mendukung percepatan transisi energi dan pencapaian target bauran energi baru terbarukan (EBT) nasional.
Sebagai ringkasan, tahapan yang telah dilalui antara lain pekerjaan persiapan lokasi untuk pembangkit, pekerjaan sipil dan mekanikal, meliputi pembangunan pondasi, pendirian struktur baja, konstruksi power house, serta pemasangan berbagai fasilitas pendukung, untuk kemudian pada periode ini telah dihadirkan Generator yang merupakan komponen utama dari proyek ini, sebelum memasuki tahap pengujian
(commissioning) dan pengoperasian komersial.
Komitmen Safety dan Konsultasi Bermakna dengan Masyarakat
Mobilisasi generator menjadi penanda bahwa pembangunan PLTP Patuha Unit 2 terus bergerak menuju tahap penyelesaian dan pengoperasian. Sebelum mobilisasi, GDE menetapkan standar mitigasi risiko yang ketat. Serangkaian inspeksi proses pra-mobilisasi dilakukan mencakup pengecekan ulang generator, pemeriksaan teknis armada, uji kesehatan pengemudi
dan awak, hingga konsultasi bermakna (meaningful consultation) bersama pemangku kepentingan dan masyarakat dari Desa Sugihmukti, Alamendah, dan
Panundaan pada Rabu 17 Juli 2026.
HSE & Safeguard Superintendent,
Aditya Rahman, menegaskan komitmen perusahaan keamanan dan kenyamanan warga sekitar, ”Kami (GDE) menganggap penting untuk diadakannya pertemuan ini. Harapannya adalah saat kita (GDE) melakukan mobilisasi, warga dalam kondisi aman dan nyaman, tidak terganggu.” bebernya, Kamis 23 Juli 2026.
| Baca juga: Bupati Komitmen Bangun Generasi Berkualitas |
Keandalan Infrastruktur & Rekayasa Teknis Sebagai kargo berukuran dan berbobot super berat (Over Dimension Heavy Cargo / ODHC) mencapai ratusan ton. Proses pengangkutan dari
Gerbang Tol Soreang menuju lokasi PLTP Patuha Unit 2 pada Senin (6/7) membutuhkan persiapan teknis ekstra. Menggunakan armada prime mover
dan multi-axle dengan kecepatan rata-rata 5 km/jam, perjalanan menempuh waktu dua hari dengan pengawalan ketat dan ambulans siaga.
Guna memastikan keamanan infrastruktur jalan dan jembatan, GDE berkoordinasi dengan Balai Sistem Jaringan dan Lingkungan Jalan UPTD Ujungberung. Berdasarkan rekomendasi teknis,
perusahaan menerapkan metode Foot on Bridge—pemasangan pelat baja sementara di atas permukaan jembatan—di sejumlah titik krusial seperti Jembatan Cipadaruum agar beban terdistribusi merata dan berada dalam batas aman struktur.
Sepanjang perjalanan, armada harus melintasi jalur dengan kontur yang menanjak, tikungan yang cukup
tajam, hingga sejumlah jembatan yang secara keseluruhan telah melalui kajian teknis sebagai antisipasi sebelum mobilisasi dilaksanakan. Setiap tahapan dilakukan secara hati-hati dengan pengawasan ketat untuk memastikan keselamatan personel, masyarakat, serta infrastruktur yang dilalui.
Pengawasan Lingkungan dan Dukungan Penuh Warga Sebagai bentuk kepatuhan terhadap pemantauan lingkungan, GDE telah mengumpulkan data dasar
(baseline) terkait getaran, kebisingan, dan kualitas udara ambien sebelum serta selama mobilisasi. Hasil pengujian mengonfirmasi bahwa tingkat kebisingan dan getaran berada jauh di bawah ambang batas sesuai Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 48 Tahun 1996 dan No. 49 Tahun 1996.
Proses mobilisasi berlangsung aman, tertib, dan tanpa kerusakan infrastruktur maupun keluhan warga. Kehadiran generator ini justru disambut antusias oleh warga setempat. Di beberapa titik, warga tampak berkumpul hingga malam hari untuk menyaksikan melintasnya muatan utama tersebut, didampingi
langsung oleh perangkat desa setempat.
Keberhasilan tahapan ini menjadi bukti nyata sinergi dan kolaborasi yang solid antara PT Geo Dipa Energi (Persero), pemerintah daerah, kepolisian, dinas perhubungan, serta masyarakat Kabupaten Bandung dalam mendukung suksesnya transisi energi hijau di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....