Bawaslu Cimahi Perkuat Kompetensi Pengawas, Siap Hadapi Pemilu 2029
- 23 Jul 2026 14:00 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Cimahi mulai mempersiapkan penguatan kapasitas sumber daya manusia untuk menghadapi Pemilu 2029. Seluruh jajaran pengawas pemilu didorong meningkatkan kompetensi dan kesiapan kelembagaan jauh sebelum tahapan pemilu resmi dimulai.
Ketua Bawaslu Kota Cimahi, Fathir Rizkia Latif, menegaskan bahwa kesiapan pengawas tidak dapat dibangun secara instan ketika tahapan pemilu sudah berjalan. Menurutnya, peningkatan kemampuan teknis harus dilakukan secara berkelanjutan agar seluruh personel mampu menghadapi berbagai dinamika yang berpotensi muncul pada Pemilu 2029.
"Kita tidak bisa menunggu tahapan Pemilu dimulai untuk mempersiapkan diri. Kompetensi harus terus diasah mulai sekarang melalui berbagai simulasi dan latihan agar seluruh jajaran siap menghadapi setiap dinamika dan persoalan yang muncul pada tahapan Pemilu 2029," ujar Fathir, dikutip dari laman resmi Bawaslu Kota Cimahi, Rabu 22 Juli 2026.
Fathir menjelaskan, penguatan kompetensi tidak hanya dilakukan melalui pemahaman terhadap regulasi kepemiluan. Para pengawas juga perlu dibekali pengalaman praktik melalui berbagai simulasi yang menggambarkan kondisi nyata di lapangan.
Ia mendorong seluruh jajaran Bawaslu secara rutin melaksanakan simulasi penanganan pelanggaran pemilu, pelaporan dugaan pelanggaran, hingga penyelesaian sengketa proses pemilu.
Langkah tersebut dinilai penting agar setiap personel memahami mekanisme kerja, mampu mengambil keputusan secara tepat, serta menjalankan tugas pengawasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selain peningkatan kapasitas sumber daya manusia, Bawaslu Kota Cimahi juga memberi perhatian serius terhadap kualitas dan akurasi data. Pemutakhiran data strategis dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung fungsi pencegahan serta pengawasan pemilu secara berkelanjutan.
"Data yang kita miliki harus selalu diperbarui dan diverifikasi secara berkala. Data pemilih maupun data partai politik merupakan instrumen penting dalam pengawasan. Ketika data akurat dan mutakhir, maka langkah pencegahan dan pengawasan yang kita lakukan juga akan lebih tepat sasaran," katanya.
Menurutnya, pembaruan data pemilih berkelanjutan dan data partai politik harus dilakukan secara konsisten agar informasi yang dimiliki Bawaslu tetap valid. Data yang akurat akan menjadi landasan dalam menyusun strategi pengawasan yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Fathir menambahkan, tugas pengawasan pemilu tidak hanya berlangsung ketika tahapan pemilu dimulai. Masa non-tahapan juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan kompetensi pengawas, serta memastikan seluruh data pendukung selalu diperbarui.
Melalui berbagai upaya tersebut, Bawaslu Kota Cimahi berharap seluruh jajaran memiliki kesiapan yang optimal dalam mengawal setiap tahapan Pemilu 2029. Pengawasan yang profesional, berintegritas, dan akuntabel diharapkan mampu mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang demokratis, jujur, dan adil.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....