Wali Kota Bandung Tegur ASN yang Terima Telepon saat Apel
- 20 Jul 2026 11:12 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegur seorang aparatur sipil negara (ASN) yang kedapatan menerima panggilan telepon saat pelaksanaan apel di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Teguran tersebut diberikan secara langsung sebagai bentuk penegakan disiplin bagi seluruh aparatur pemerintah.
Farhan mengatakan, tindakan ASN tersebut dinilai tidak mencerminkan sikap disiplin karena dilakukan secara terang-terangan di tengah berlangsungnya apel. Ia pun langsung memanggil yang bersangkutan untuk diberikan pembinaan.
"Ada satu orang yang malah menerima telepon saat apel. Saya tegur jadinya. Terpaksa sekali. Ya harus dicarekan (dimarahi). Dia juga tidak sembunyi-sembunyi saat menerima teleponnya," ujar Farhan usai apel di balaikota Bandung, Senin 20 Juli 2026.
Menurut Farhan, pembinaan terhadap ASN yang melanggar aturan merupakan bagian dari tanggung jawab seorang kepala daerah. Karena itu, ia tidak ragu mengambil tindakan tegas apabila menemukan aparatur yang tidak mematuhi disiplin kerja.
Ia mengungkapkan, ASN tersebut dipanggil ke ruangannya setelah apel selesai untuk diberikan teguran secara langsung. Langkah tersebut diharapkan menjadi pembelajaran, baik bagi yang bersangkutan maupun ASN lainnya agar lebih menghormati aturan dan tata tertib saat mengikuti kegiatan kedinasan.
"Makanya saya tadi tegur, saya panggil ke dalam. Tadi disetrap. Itu bagian dari pembinaan," katanya.
Farhan menegaskan, dirinya sebenarnya tidak menyukai memberikan hukuman atau teguran kepada bawahannya. Namun, sebagai pemimpin, ia berkewajiban menjaga kedisiplinan aparatur agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara profesional.
"Saya tidak suka melakukan hal seperti itu, tetapi saya harus melakukannya. Ini bagian dari memberikan tindakan kepada aparat yang tidak disiplin," tegasnya.
Farhan berharap kejadian tersebut menjadi pengingat bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bandung agar selalu menjaga etika, kedisiplinan, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, termasuk saat mengikuti apel maupun kegiatan resmi pemerintahan.
" budaya disiplin harus dimulai dari hal-hal sederhana agar dapat menjadi contoh yang baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....