Beri Ruang Berkarya Pelajar SLB, Polrestabes Bandung Gelar Lomba Melukis Difabel
- 17 Jul 2026 13:20 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Polrestabes Bandung menggelar Lomba Melukis Difabel yang melibatkan pelajar Sekolah Luar Biasa (SLB) dari berbagai wilayah di Kota Bandung, Jumat 17 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan prestasi.
Wakapolrestabes Bandung AKBP Dedi Wahyudi mengatakan, kegiatan itu merupakan wujud komitmen Polri dalam menjunjung nilai kesetaraan bagi seluruh masyarakat. Menurutnya, setiap individu memiliki hak yang sama untuk berkarya tanpa memandang kondisi fisik yang dimiliki.
"Kegiatan Lomba Melukis Difabel ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri dalam menjunjung kesetaraan serta menjalankan amanat undang-undang agar kita bersama-sama menjaga kebersamaan tanpa memandang kondisi fisik," ujar Dedi.
Ia menjelaskan, pelaksanaan lomba juga sejalan dengan arahan Kapolri untuk membuka kesempatan seluas-luasnya kepada penyandang disabilitas agar mampu menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi di berbagai bidang.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat difabel memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya dan berprestasi dengan baik," katanya.
Dedi mengungkapkan, dari total 35 Sekolah Luar Biasa di Kota Bandung, terdapat 15 peserta yang sempat mendaftarkan diri. Namun, lima peserta tidak dapat hadir sehingga lomba diikuti oleh 10 peserta.
Meski jumlah peserta berkurang, seluruh peserta dinilai mampu menampilkan karya terbaiknya. Bahkan, sebagian besar peserta telah mempersiapkan lukisan sejak satu hingga dua hari sebelum perlombaan agar hasil yang ditampilkan lebih maksimal.
"Alhamdulillah, mereka mampu menghasilkan karya yang sangat baik dan luar biasa. Persiapan yang dilakukan sejak beberapa hari sebelumnya terlihat dari kualitas lukisan yang dipresentasikan saat penilaian," ucapnya.
Ia menambahkan, peserta yang mengikuti perlombaan berasal dari penyandang disabilitas sensorik maupun disabilitas fisik. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus berkarya, berkreasi, dan berprestasi di tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....