Kuota SPMB Terpenuhi, SMK Pariwisata Telkom Bandung Jadi Pilihan Siswa Baru
- 15 Jul 2026 22:15 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Penerimaan peserta didik baru melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMK Pariwisata Telkom Bandung berhasil memenuhi kuota sebanyak 150 siswa kelas X. Tingginya minat masyarakat membuat jumlah pendaftar meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun sekolah tetap mempertahankan jumlah rombongan belajar yang tersedia.
Kepala SMK Pariwisata Telkom Bandung, Wawan, S.Kom., M.T., mengatakan kuota penerimaan siswa baru tahun ini terbagi dalam tiga program keahlian, yaitu Kuliner sebanyak tiga kelas, Usaha Layanan Pariwisata satu kelas, dan Perhotelan satu kelas.

"Untuk kuota siswa baru pada SPMB Tahun Ajaran 2026-2027 di SMK Pariwisata Telkom Bandung terpenuhi sejumlah 150 siswa kelas X. Untuk jurusan Kuliner tiga kelas, Usaha Layanan Pariwisata satu kelas, dan Perhotelan satu kelas. Kami menilai tahun ini jumlah pendaftar meningkat, namun kuota penerimaan tidak ada penambahan kelas," ujar Wawan, di SMK Pariwisata Telkom, Rabu 15 Juli 2026.
Menurutnya, tingginya animo masyarakat menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi, khususnya bidang pariwisata, masih memiliki daya tarik besar karena menawarkan pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan dunia industri.
Setelah tahapan SPMB selesai, SMK Pariwisata Telkom Bandung melanjutkan kegiatan dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru. Kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkenalkan budaya sekolah sekaligus membangun karakter peserta didik.
Wawan menjelaskan, MPLS tahun ini mengacu pada arahan Gubernur Jawa Barat dalam penguatan karakter Pancawaluya, yakni membangun keseimbangan antara aspek rohani dan jasmani.
"Kami mendukung dan menguatkan karakter Pancawaluya tersebut, kemudian menyelaraskannya dengan ciri khas SMK Pariwisata Telkom Bandung melalui karakter GRAPES, yaitu Greeting, Respect, Attitude, Professional, Endurance, English, dan Smile," katanya.
Dalam kegiatan MPLS yang berlangsung selama lima hari, siswa baru juga dikenalkan dengan berbagai program unggulan sekolah. Materi diberikan oleh berbagai pihak eksternal, mulai dari kepolisian, tenaga kesehatan, pelaku industri, hingga alumni SMK Pariwisata Telkom Bandung yang telah sukses.
Wawan jelaskan, salah satu program yang diperkenalkan adalah beasiswa OFES (One Five Education System), yaitu program beasiswa yang memberikan peluang bagi lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke Telkom University melalui berbagai pilihan program studi.
Selain itu, siswa baru juga diperkenalkan dengan konsep BMW (Bekerja, Melanjutkan, dan Wirausaha) yang menjadi arah pengembangan lulusan SMK Pariwisata Telkom Bandung. "BMW di sekolah kita berbeda, yaitu siswa akan mendapatkan pengalaman praktik industri mulai semester tiga hingga semester lima. Praktik tersebut dilakukan di berbagai industri, termasuk hotel bintang tiga, empat, dan lima, serta mitra industri sesuai kompetensi masing-masing,” jelasnya.
“Sementara bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan, sekolah memberikan pendampingan khusus melalui kerja sama dengan lembaga bimbingan belajar. Adapun untuk jalur wirausaha, sekolah memiliki program inkubasi bisnis dengan dukungan pembinaan, tempat, dan modal usaha,” imbuhnya.
Wawan juga berharap pemerintah dapat menghadirkan regulasi yang memberikan kesempatan lebih berkeadilan bagi sekolah swasta dalam sistem penerimaan siswa baru. Menurutnya, sekolah swasta memiliki peran strategis yang sama dengan sekolah negeri dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
"Kami berharap ada persamaan antara sekolah swasta dan sekolah negeri karena memiliki misi yang sama, yaitu mencerdaskan anak bangsa dan berkontribusi dalam dunia pendidikan," katanya.
Ia menambahkan, keberlanjutan sekolah swasta juga berkaitan dengan keberlangsungan tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta ekosistem ekonomi yang ada di dalamnya. "Harapan kami ada pola yang berkelanjutan dan berkeadilan agar sekolah swasta tetap bisa berkembang serta memberikan kontribusi bagi masyarakat," beber Wawan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....