Damkar Cimahi Tingkatkan Kemampuan Rescue Anggota Melalui Penguatan Kompetensi

  • 14 Jul 2026 21:43 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Cimahi terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui penguatan kompetensi personel. Salah satunya dilakukan dengan menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Rescue bagi anggota Damkar di Markas Komando (Mako) Damkar Kota Cimahi, Selasa 14 Juli 2026.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 25 anggota Damkar dan dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kota Cimahi Hendra Gunawan. Kegiatan itu juga dihadiri Kepala Satuan Satpol PP dan Damkar Cimahi M Syamsul Maarif, serta perwakilan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Cimahi.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan pelatihan tersebut menjadi solusi untuk meningkatkan kompetensi personel di tengah keterbatasan anggaran pengiriman anggota mengikuti pendidikan, pelatihan, maupun bimbingan teknis di luar daerah.

"Saat ini kami belum memiliki anggaran untuk mengirim anggota mengikuti pelatihan atau bimbingan teknis, padahal di lapangan personel Damkar dituntut memiliki kemampuan yang beragam dan siap menghadapi berbagai kondisi." ujar Aep.

Menurut Aep, setiap anggota Damkar minimal harus menguasai lima kompetensi utama agar mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Kemampuan tersebut meliputi operator kendaraan pemadam, firefighter, helper, assessment, hingga rescue yang mencakup penyelamatan manusia maupun hewan.

"Satu orang anggota kami minimal harus memiliki lima kemampuan, mulai dari operator, firefighter, helper, assessment hingga rescue untuk penyelamatan manusia maupun hewan." ucapnya.

Ia menjelaskan, keterbatasan anggaran juga berdampak pada penyediaan sarana dan prasarana pendukung pelatihan. Meski demikian, pihaknya tetap berupaya mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki agar peningkatan kemampuan personel tetap berjalan.

Pelatihan dijadwalkan berlangsung selama dua bulan dengan memanfaatkan waktu di sela-sela jadwal piket. Setiap regu mendapatkan pelatihan selama dua jam setiap hari yang terdiri atas satu jam materi teori dan satu jam praktik, dengan sasaran anggota berusia di bawah 40 tahun.

"Kami memanfaatkan waktu piket selama dua bulan dengan memberikan pelatihan dua jam setiap hari, yakni satu jam teori dan satu jam praktik bagi anggota yang berusia di bawah 40 tahun." jelasnya.

Materi pelatihan disampaikan oleh personel internal yang telah memiliki sertifikasi di bidang rescue, analisis, PIC Rescue, serta komandan regu. Langkah tersebut dilakukan untuk memaksimalkan potensi sumber daya manusia yang dimiliki Damkar Kota Cimahi tanpa bergantung pada pelatihan eksternal.

Aep berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai situasi darurat. Dengan kompetensi yang terus ditingkatkan, pelayanan penyelamatan kepada masyarakat diharapkan tetap optimal meskipun berada di tengah keterbatasan anggaran.

"Kami ingin memastikan Damkar tetap hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui peningkatan kemampuan anggota meskipun menghadapi keterbatasan anggaran." kata Aep.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....