Dishub Kota Bandung Rekayasa Lalin dan Fasilitas Penunjang Bandara Husein
- 14 Jul 2026 13:47 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung untuk menyambut kembali operasional penerbangan komersial di Bandara Husein Sastranegara. Berbagai penataan dilakukan, mulai dari rekayasa lalu lintas, penyempurnaan marka jalan, hingga peningkatan penerangan di kawasan bandara.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengatakan kesiapan tersebut dilakukan agar masyarakat mendapatkan kesan pertama yang baik saat memasuki kawasan bandara, baik dari sisi kenyamanan maupun kelancaran lalu lintas.
"Kesan pertama tentunya harus bagus, baik dari sisi dalam maupun luar bandara. Untuk itu kami memberikan dukungan dari sisi eksternal, khususnya terkait rambu-rambu lalu lintas, manajemen lalu lintas, dan fasilitas pendukung di sekitar kawasan Bandara Husein Sastranegara," ujar Rasdian saat ditemui di Pendopo Kota Bandung, Selasa 14 Juli 2026.
Ia menjelaskan, Dishub telah melakukan penyesuaian terhadap pola lalu lintas di sekitar bandara. Jika sebelumnya akses di kawasan tersebut menggunakan sistem satu arah, kini telah diubah menjadi dua arah setelah melalui uji coba agar arus kendaraan lebih lancar.
Menurut Rasdian, penerbangan komersial baru dijadwalkan mulai beroperasi pada 6 Agustus 2026 dengan tambahan dua rute baru. Sementara itu, penerbangan yang telah lebih dulu beroperasi menuju Pangandaran dan Yogyakarta tetap berjalan seperti biasa.
"Rencana penerbangan baru akan dimulai tanggal 6 Agustus. Ada dua penerbangan baru, sementara penerbangan eksisting seperti ke Pangandaran dan Yogyakarta sudah berjalan," katanya.
Dishub juga mengatur pola pergerakan kendaraan yang mengantar maupun menjemput penumpang. Akses masuk menuju Bandara Husein tetap melalui jalur yang telah ditentukan, di mana kendaraan diarahkan masuk melalui sisi kiri, bukan langsung ke arah kanan di Pos 1.
Untuk area drop-off, kendaraan diwajibkan masuk terlebih dahulu ke area parkir, kemudian berputar sebelum menuju titik penurunan penumpang di sisi kiri terminal. Setelah selesai menurunkan penumpang, kendaraan dapat keluar melalui Pos 1 Pajajaran atau melalui Pos 4 yang mengarah ke kawasan Jalan Nurtanio dan flyover.
Selain itu, Dishub juga telah menyiapkan area parkir bagi masyarakat yang ingin meninggalkan kendaraannya selama bepergian, sehingga tidak hanya melayani kendaraan antar-jemput.
Di sisi infrastruktur, Rasdian mengatakan pihaknya melakukan penyempurnaan marka jalan setelah pekerjaan overlay jalan yang dikerjakan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM). Marka baru dibuat lebih jelas untuk memudahkan pengguna jalan memahami jalur kendaraan di sekitar bandara.
Tak hanya itu, peningkatan kualitas penerangan jalan umum juga telah rampung. Lampu-lampu merkuri berwarna kuning yang sebelumnya digunakan kini telah diganti dengan lampu LED yang lebih terang dan hemat energi.
"Ada sekitar 27 titik lampu yang sudah kami ganti, mulai dari pintu masuk Pos 1 Pajajaran sepanjang kurang lebih 900 meter hingga area belokan menuju drop-off bandara, termasuk jalur menuju Nurtanio sekitar 400 meter. Seluruhnya sudah selesai diganti dan kondisinya 100 persen. Sekarang pencahayaan di kawasan tersebut sudah jauh lebih terang," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....