Kemah Bela Negera,Pemkab : Tanamkan Wawasan Kebangsaan

  • 10 Jul 2026 13:58 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut – Pemerintah Kabupaten Garut, mengajak generasi muda untuk memperkuat nilai kebangsaan dan semangat bela negara sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Disela membuka Kemah Bela Negara Tahun 2026 di Graha Patriot, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jumat, 10 Juli 2026. Bupati Garut Abdusy Sakur Amin mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan wawasan kebangsaan, memperkuat karakter generasi muda, serta mencegah berkembangnya paham intoleransi dan radikalisme.

Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala BNPT beserta jajaran di Kabupaten Garut. Menurutnya, momentum tersebut menjadi kesempatan penting untuk memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan oleh para pendiri bangsa.

"Ini sangat penting, bahwa nilai-nilai kebangsaan ini harus kita wariskan kepada anak-anak atau generasi muda berikutnya. Karena nilai ini dulu dirintis dan dibangun menjadi komitmen para pendiri bangsa, sehingga hari ini harus kita jaga dan kita pelihara bersama," ujarnya.

Ia berharap penanaman nilai bela negara secara berkelanjutan mampu membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, cinta tanah air, serta siap berkontribusi bagi kemajuan Indonesia." Kami berharap penanaman nilai bela negara secara berkelanjutan mampu membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, cinta tanah air, serta siap berkontribusi bagi kemajuan Indonesia," tuturnya.

Ketua Panitia Pelaksana, Asep Maher, menjelaskan bahwa Kemah Bela Negara 2026 mengusung tema "Kader Muda Harmoni" dan berlangsung pada 8–10 Juli 2026. Kegiatan diikuti 100 peserta tingkat SMP, 59 peserta tingkat SMA, dan 24 mahasiswa yang disebar ke 15 sekolah serta enam perguruan tinggi sebagai motor penggerak penguatan nilai kebangsaan.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi, memperkuat memori kolektif tentang kehidupan berbangsa yang harmonis, serta mewariskan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda melalui metode pembelajaran partisipatif, aktif, dan dialogis yang dipandu oleh para narasumber dan fasilitator berpengalaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....