Kampung Sosial Cimahi Berbasis Ketahanan Pangan untuk Pengentasan Kemiskinan
- 09 Jul 2026 22:27 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi mulai mengembangkan Program Kampung Sosial Berbasis Ketahanan Pangan dengan Orientasi Destinasi Wisata sebagai strategi baru untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan. Program tersebut mengedepankan pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal agar mampu menciptakan kemandirian ekonomi secara berkelanjutan.
Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kampung Sosial Berbasis Ketahanan Pangan dengan Orientasi Destinasi Wisata di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Cimahi, Selasa 7 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi bersama untuk menyusun arah kebijakan sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor.
FGD dibuka oleh Wakil Wali Kota Cimahi sekaligus Ketua Tim Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TPPK) Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira. Sekitar 100 peserta dari unsur pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, organisasi masyarakat, lembaga vertikal, dan media turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Adhitia menegaskan bahwa upaya mengatasi kemiskinan tidak cukup hanya melalui bantuan sosial. Menurutnya, masyarakat harus didorong menjadi mandiri melalui program pemberdayaan yang sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing.
"Kampung Sosial merupakan gagasan yang sangat baik dan memiliki potensi untuk direplikasi di seluruh wilayah Kota Cimahi, dengan kunci keberhasilan terletak pada kolaborasi semua pihak agar masyarakat mampu mandiri secara sosial maupun ekonomi," kata Adhitia.
Ia menjelaskan setiap wilayah memiliki potensi dan tantangan yang berbeda. Karena itu, perencanaan program harus dimulai dari tingkat RT, RW hingga kelurahan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Cimahi Totong Solehudin mengatakan Program Kampung Sosial menjadi inovasi pembangunan yang mengintegrasikan aspek kesejahteraan sosial, ketahanan pangan, ekonomi masyarakat, pelestarian lingkungan, hingga pengembangan wisata berbasis potensi lokal. Konsep tersebut diharapkan mampu menghadirkan solusi menyeluruh dalam mengurangi angka kemiskinan di Kota Cimahi.
"Program ini menjadi langkah nyata untuk membangun masyarakat yang lebih mandiri melalui penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan," ujar Totong.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....