Dishub Kota Bandung Kebut Pembangunan Halte dan Infrastruktur Koridor BRT

  • 08 Jul 2026 12:32 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung terus mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung transportasi massal, mulai dari halte koridor, halte off koridor, halte on koridor, jalur on koridor, hingga pemasangan separator yang ditargetkan dikerjakan sepanjang tahun 2026.

‎Kepala Dishub Kota Bandung Rasdian Setiadi mengatakan, saat ini seluruh pekerjaan masih berada dalam tahap progres. Selain pembangunan halte, sejumlah fasilitas pendukung lain seperti depo dan stasiun akhir (end station) juga tengah disiapkan.

‎"Masih progres. Tahun ini pembangunan infrastrukturnya berjalan, termasuk depo Leuwipanjang, depo Cicaheum, dan dalam waktu dekat end station di Antapani yang akan digunakan sebagai titik turun sementara," ujar Rasdian, Rabu 8 Juli 2026.

‎Rasdian menyebut jumlah halte off koridor yang akan dibangun mencapai puluhan unit, meski jumlah pastinya masih dalam pendataan. Sementara itu, pembangunan jalur on koridor juga telah dimulai.

‎Menurutnya, jalur on koridor memiliki panjang sekitar 21 kilometer dan akan melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Bandung. Rutenya dimulai dari Rajawali, Rawa Jeri, Jalan Sudirman, Jalan Otto Iskandardinata (Otista), Jalan Jembatan Toha, Jalan Jawi Sartika, Jalan Asia Afrika, Jalan Naripan, Jalan ABC, Jalan Ahmad Yani, kawasan Kiara Condong, kemudian kembali ke Jalan Ahmad Yani.

‎Rasdian menambahkan, berdasarkan laporan terakhir, pembangunan fisik dijadwalkan mulai berjalan pada 10 Juli 2026. Sebagai bagian dari persiapan, pembongkaran jembatan penyeberangan orang (JPO) di salah satu titik telah dilakukan.

‎"Rencananya tanggal 10 Juli mulai pembangunan fisik. Kemarin yang baru kita bongkar JPO karena memang diperlukan ruang untuk manuver kendaraan operasional," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....