Damkar Cimahi Ingatkan Bahaya Korsleting Listrik dan Kebocoran Gas saat Kemarau

  • 08 Jul 2026 12:08 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang dipicu korsleting listrik dan kebocoran gas elpiji selama musim kemarau. Kedua faktor tersebut masih menjadi penyebab utama terjadinya kebakaran di kawasan permukiman.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan instalasi listrik yang telah berusia tua memiliki risiko tinggi mengalami hubungan arus pendek. Risiko tersebut semakin besar apabila masyarakat menggunakan peralatan listrik berkualitas rendah atau tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

"Kalau instalasi listrik sudah lama atau terlihat rusak dan gosong, sebaiknya segera diganti dengan perlengkapan yang memenuhi standar SNI," ucap Aep, Rabu 8 Juli 2026.

Selain mengganti instalasi yang rusak, masyarakat juga diminta tidak menggunakan terminal listrik secara berlebihan dalam satu stop kontak. Kebiasaan menumpuk banyak colokan pada satu sumber listrik dapat memicu panas berlebih hingga menyebabkan kebakaran.

Damkar Kota Cimahi juga menyoroti potensi bahaya kebocoran gas elpiji di lingkungan rumah tangga. Setiap dapur dianjurkan memiliki ventilasi yang memadai agar gas yang bocor tidak mengendap di dalam ruangan dan memicu ledakan.

"Kalau mencium bau gas, jangan menyalakan lampu, sakelar listrik atau peralatan elektronik karena percikan api dapat memicu ledakan," katanya.

Selain itu, masyarakat diminta rutin memeriksa kondisi selang, regulator, dan tabung gas sebelum digunakan. Langkah sederhana tersebut dinilai mampu mengurangi risiko kebakaran sekaligus melindungi keselamatan penghuni rumah.

Damkar Kota Cimahi berharap masyarakat semakin disiplin menerapkan langkah-langkah pencegahan kebakaran di lingkungan masing-masing. Edukasi dan kewaspadaan menjadi kunci utama untuk menekan angka kebakaran selama musim kemarau tahun 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....