Penurunan Kabel Udara di Jalan Asia Afrika, Wujudkan Wajah Kota Lebih Rapi dan Aman

  • 02 Jul 2026 14:43 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota Bandung kembali melanjutkan program penataan kabel udara dengan melakukan pemutusan dan penurunan kabel di kawasan Jalan Asia Afrika. Kegiatan tersebut berlangsung di ruas Jalan Asia Afrika, mulai dari Simpang Lima hingga perempatan Tamblong–Lengkong Besar, sebagai bagian dari upaya menciptakan kawasan pusat kota yang lebih tertata, aman, dan nyaman dipandang.

‎Kepala Bagian Operasional PT Bandung Infra Investama (BII), Boby Suryo Alam, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan permohonan dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung untuk membantu proses pemotongan kabel udara yang sudah tidak digunakan maupun yang akan dipindahkan.

‎"Untuk hari ini, sesuai dengan surat permohonan dari Diskominfo untuk pembantuan pemotongan kabel, hari ini kita akan melakukan agenda pemutusan kabel di Jalan Asia Afrika, tepatnya dari Simpang Lima sampai ke perempatan Tamblong, Tamblong Lengkong Besar," ujar Boby, Kamis 2 Juli 2026.

‎Ia menjelaskan, proses pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan memotong kabel di kedua sisi jalan, termasuk kabel yang melintang atau melintasi badan jalan pada sejumlah titik persimpangan. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh jaringan kabel udara di kawasan tersebut dapat ditata dengan lebih baik.

‎"Jadi secara teknis akan dilakukan pemotongan kabel di sisi kiri dan kanan ruas Jalan Asia Afrika, kemudian juga pada crossing atau kabel yang melintang di beberapa titik Jalan Asia Afrika," katanya.


‎Menurut Boby, area pekerjaan dimulai dari Simpang Lima hingga perempatan Tamblong-Lengkong Besar atau sebelum kawasan Hotel Preanger. Seluruh kabel yang berada di jalur tersebut akan dipotong sesuai dengan tahapan yang telah ditentukan.

‎"Betul. Jadi dari titik Simpang Lima sampai perempatan Tamblong-Lengkong Besar, sebelum Hotel Preanger. Sisi kiri, sisi kanan, termasuk crossing-crossing akan kita lakukan pemotongan," ucapnya.

‎Boby menambahkan, selama proses pengendalian dan penataan kabel udara berlangsung, pihaknya tidak menemui kendala yang berarti. Koordinasi dengan berbagai pihak berjalan dengan baik sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan tanpa mengganggu aktivitas masyarakat maupun lalu lintas secara signifikan.

‎"Alhamdulillah, selama pengendalian kabel udara ini tidak ada gangguan yang terlalu signifikan. Semua bisa teratasi," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....