Pemkot Bandung Percepat Perbaikan Infrastruktur Dukung Reaktivasi Bandara

  • 01 Jul 2026 19:42 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mengakselerasi berbagai perbaikan infrastruktur sebagai bentuk dukungan terhadap rencana reaktivasi Bandara Husein Sastranegara yang dijadwalkan mulai beroperasi kembali pada 17 September 2026. Berbagai pembenahan dilakukan untuk memastikan akses menuju bandara lebih aman, nyaman, dan siap melayani masyarakat.

‎Perbaikan tersebut dilakukan secara kolaboratif oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP), serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung bersama Angkasa Pura.

‎Kepala DSDABM Kota Bandung, Rizki Kusrulyadi, mengatakan dukungan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, untuk membantu Angkasa Pura dalam mempersiapkan kembali operasional Bandara Husein Sastranegara.

‎"Pemkot Bandung melalui Pak Wali Kota memberikan dukungan bantuan kepada Angkasa Pura dalam membantu persiapan pembukaan atau aktivasi kembali Bandara Husein Sastranegara. Berdasarkan hasil rapat dengan Angkasa Pura, ada beberapa hal yang memang perlu dukungan dari pemerintah kota," ujar Rizki, Rabu 1 Juli 2026.


‎Ia menjelaskan, sejumlah pekerjaan yang menjadi fokus pemerintah kota meliputi perbaikan kondisi jalan, normalisasi drainase, pemangkasan pohon, pemarkahan jalan, hingga penataan penerangan jalan di kawasan menuju bandara.

‎"Di antaranya yaitu perbaikan kondisi jalan, kemudian perbaikan drainase, pemangkasan pohon, dan juga pemarkahan jalan serta penerangan jalan," katanya.

‎Menurut Rizki, sinergi lintas organisasi perangkat daerah menjadi kunci agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu. DSDABM bertanggung jawab terhadap perbaikan jalan dan drainase, DPKP menangani pemangkasan pohon, sedangkan Dishub melakukan pemarkahan jalan serta pengaturan lalu lintas.

‎"Hari ini sudah mulai kita lakukan proses itu," ungkapnya.

‎Khusus DSDABM, pekerjaan difokuskan pada perbaikan minor jalan melalui pengaspalan serta normalisasi saluran drainase yang selama ini mengalami sedimentasi. Seluruh pekerjaan diprioritaskan di jalur utama menuju Bandara Husein Sastranegara.

‎"Kalau tugas kami di DSDABM memang terkait perbaikan minor jalan, pengaspalan jalan, sama perbaikan drainase. Kegiatan ini sudah mulai, mungkin dalam beberapa hari juga selesai," ujarnya.

‎Rizki menjelaskan, lokasi pekerjaan membentang mulai dari Gapura Pajajaran, akses masuk menuju area bandara, hingga kawasan drop off dan mendekati area parkir Bandara Husein Sastranegara. Jalur tersebut diprioritaskan karena menjadi akses utama yang akan dilalui penumpang maupun kendaraan operasional.

‎Selain memperbaiki kondisi jalan, pihaknya juga melakukan normalisasi drainase agar saluran air kembali berfungsi secara optimal. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi genangan air akibat sedimentasi yang selama ini menghambat aliran.


‎"Drainasenya kita normalisasi karena sudah banyak sedimentasi. Kita normalisasikan supaya nanti berfungsi dengan baik kembali," ucapnya.

‎Rizky menambahkan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Angkasa Pura, penanganan tahap awal difokuskan pada akses utama dari Jalan Pajajaran menuju kawasan Bandara Husein Sastranegara.

‎" Sementara itu, pekerjaan pada akses lainnya akan disesuaikan dengan kebutuhan pada tahap berikutnya," tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....