Ribuan UMKM Sumedang Didorong Naik Kelas melalui Pendampingan Intensif

  • 29 Jun 2026 16:30 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Sumedang – Pemerintah Kabupaten Sumedang terus memperkuat pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Program UMKM Naik Kelas Tahun 2026. Hingga kini, sebanyak 1.077 pelaku UMKM di Sumedang telah merasakan manfaat program pendampingan tersebut.

Program yang merupakan kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang itu resmi dimulai melalui kegiatan Kick Off Program UMKM Naik Kelas yang dibuka Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila di Aula Bank BJB Cabang Sumedang, Senin 29 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Fajar menegaskan UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi daerah sekaligus penyedia lapangan kerja bagi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan program yang mampu meningkatkan kualitas dan daya saing para pelaku usaha.

"Pemkab Sumedang berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya UMKM yang tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan berdaya saing," ujarnya.

Menurut Fajar, Program UMKM Naik Kelas tidak sebatas memberikan pelatihan, tetapi menghadirkan proses pembinaan yang komprehensif melalui pendampingan dan mentoring. Para peserta akan dibekali penguatan dalam pengelolaan usaha, peningkatan mutu produk, legalitas usaha, akses pembiayaan, perluasan pasar, hingga pemanfaatan teknologi digital.

Ia menilai keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, tenaga pendamping, akademisi, pelaku usaha, lembaga keuangan, hingga komunitas UMKM.

"Sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam membangun ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Dengan kolaborasi yang kuat, saya yakin UMKM Sumedang akan semakin maju," katanya.

Fajar juga mengapresiasi Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat yang secara konsisten menyelenggarakan Program UMKM Naik Kelas sejak 2019. Ia berharap para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas jaringan bisnis.

"Ikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh. Jadikan kesempatan ini untuk belajar, berinovasi, memperluas jejaring, dan meningkatkan kualitas usaha sehingga akan lahir UMKM Sumedang yang memiliki produk unggulan, mampu menembus pasar nasional bahkan global," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sumedang Ayuh Hidayat menjelaskan, Program UMKM Naik Kelas Tahun 2026 berlangsung selama empat bulan, mulai Mei hingga Agustus 2026.

Menurutnya, selama masa pendampingan para peserta akan memperoleh berbagai materi dan pembinaan untuk memperkuat kapasitas usaha, terutama bagi pelaku UMKM di sektor olahan makanan.

"Kami berharap melalui pendampingan selama empat bulan ini para pelaku UMKM mendapatkan wawasan baru, semangat baru, serta peningkatan kapasitas usaha," ujar Ayuh.

Ia optimistis program tersebut mampu menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM sekaligus melahirkan lebih banyak usaha yang mandiri, kompetitif, dan siap berkembang ke pasar yang lebih luas.

"Ini merupakan sebuah terobosan sekaligus strategi dalam meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM di Sumedang. Kami berharap program ini berjalan lancar dan mampu melahirkan UMKM yang semakin mandiri, berdaya saing, serta mampu naik kelas," pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....