Warga Kertanegla Tasikmalaya Mengalami Krisis Air
- 28 Jun 2026 21:36 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya : Warga Desa Kertanegla, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, mengalami krisis air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan air, warga antre mengambil air di sumber air Masjid Jami Al Ihsan, di desa setempat.
Kondisi ini, sudah terjadi sejak dua bulan terakhir. Selain tempat ibadah, masjid menjadi satu- satunya sumber air bagi ratusan keluarga di Dusun Cipari dan Dusun Cipatat, Desa Kertanegla.
"Sumur sudah mulai kering sejak bulan April lalu. Terpaksa kami ambil air di masjid,” kata salah seorang warga setempat, Dedeh Rohayati, Minggu 28 Juni 2026.
Hal serupa juga dirasakan warga lainnya. Yayah, warga lainnya juga mengaku kesulitan mendapatkan air bersih.
"Di rumah sudah tidak ada air. Maka kami antre tiap pagi sore ke masjid ambil air," katanya.
Meski dilema, Pengurus DKM mengizinkan warga mengambil air, 10 menit sebelum azan. Sehingga jamaah yang akan beribadah, bisa berwudhu.
"Ya sebetulnya mengganggu ambil air di masjid, wudhu juga gak cukup, tapi gimana lagi kami izinkan untuk kebutuhan masyarakat,” kata Ketua DKM Masjid Jami Al Ihsan, Uun Suhendar.
Sementara itu Kepala Desa Kertanegla, Bunyamin, menyebut ini hal bukan kali pertama. Setiap musim kemarau, Dusun Cipari dan Cipatat selalu jadi langganan krisis air bersih.
"Ada dua dusun yang terdampak kekeringan, yaitu Dusun Cipari dan Dusun Cipatat. Data kami sekitar 700 kepala keluarga terdampak” ujarnya
Pihaknya telah melaporkan hal ini ke Pemkab Tasikmalaya. Pihak desa berharap, ada bantuan air bersih.
"Kami butuh bantuan sekarang. Bantuanya yang pernanen misalnya dibangunkan sumur bor biar air warga terjaga," kata Bunyamin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....