LK Taman Satwa Cikembulan Lepas Liarkan Dua Ekor Elang Brontok ke Alam Bebas
- 28 Jun 2026 10:32 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut - Lembaga Konservasi (LK) Taman Satwa Cikembulan Kadungora Garut bekerjasama dengan Balai Besar (BB) BKSDA Jawa Barat dan Star Energi melepas liarkan dua ekor elang brontok di Kawasan Hutan Konservasi pengeboran panas bumi Star Enegy Pasirwangi Garut.
Dua ekor elang yang diberi nama Ajeng dan Sukma tersebut merupakan elang liar titipan dari BKSDA 4 tahun lalu.
Manager Lembaga Konservasi Taman Satwa Cikembulan Garut, Rudy Aripin mengatakan, sebelum dilepas liarkan kedua elang tersebut sudah melalui berbagai tahapan rehabilitasi. " Sebelum adanya potensi untuk dilepasliarkan, kedua elang titip rawat ini tentunya sudah melalui proses pantauan rehabilitasi oleh tim dokter hewan yang kami miliki," katanya, di Garut, Minggu, 28 Juni 2026.
Ia menyampaikan, untuk melepaskan satwa liar yang dilindungi tersebut tidak bisa dilakukan secara spekulasi tetapi harus benar-benar dipastikan memiliki potensi untuk dilepas liarkan baik secara fisik kesehatannya maupun mental satwanya." Sebelum satwa dilepas liarkan atau dikembalikan ke habitatnya maka harus dipantau prilakunya.Oleh karena itu proses waktunya cukup panjang dari mulai rehabilitasi awal hingga memiliki potensi untuk dilepas liarkan,"ujarnya.
Ia menyampaikan terimakasihnya kepada BKSDA sebagai mitra pembinaan yang telah mempercayakan untuk merawat sejumlah satwa liar yang dilindungi." Selain itu kami juga berterima kasih kepada lembaga private Star Energy atas kerjasamanya dan cukup peduli terhadap keberadaan satwa yang dilindungi," tuturnya.
Ia menyampaikan, saat ini pihaknya memiliki sekitar 20 ekor elang dari berbagai jenis dan spesies." Kami berkomitmen apabila kemungkinan ada satwa yang harus dikembalikan ke habitatnya kemungkinan akan melalukan rilis kembali seperti hari ini,"katanya.
Sementara itu, SHS Specialist Star Energy Darajat, Muhamad Riyadi menyatakan, alasan perusahaannya mendukung kegiatan pelepas lairan elang di kawasan perusahaannya karena adanya visi yang sama, yakni untuk memulihkan kembali kesehatan bumi yang dia nilai kian menurun.
Selain menjalankan usahanya dalam sektor energi baru dan terbarukan diklaim ramah lingkungan, pihaknya juga sangat konsen terhadap pelestarian lingkungan.
"Karena kita punya visi yang sama, terutama masalah konservasi sumber daya alam. Kebetulan kami bisa ketemu dengan BKSDA, terus sama Taman Satwa Cikembulan, dan ternyata kita satu visi dan misi untuk konservasi, maka kami sport kegiatan ini," tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....