Saka Anti Narkoba Hadir,Pramuka Didorong Jadi Agen Perubahan Generasi
- 26 Jun 2026 20:54 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung Barat - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bandung Barat bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung Barat resmi membentuk Satuan Karya (Saka) Anti Narkoba sebagai langkah memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.
Peresmian organisasi tersebut ditandai dengan pelantikan Majelis Pembimbing (Mabisaka) dan Pengurus Saka Anti Narkoba Kabupaten Bandung Barat masa bakti 2026–2029. Prosesi berlangsung di Ruang Rapat Kantor Kesatuan Bangsa, Gedung D Kompleks Perkantoran Kabupaten Bandung Barat, Ngamprah, Kamis 25 Juni 2026.
Pelantikan Majelis Pembimbing dipimpin langsung oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung Barat, Ludi Awaludin. Sementara itu, Kepala BNNK Bandung Barat AKBP Agus Widodo dipercaya sebagai Ketua Majelis Pembimbing Saka Anti Narkoba dengan keanggotaan yang melibatkan unsur BNNK dan Kwarcab Pramuka.
Ludi Awaludin menyampaikan apresiasi atas lahirnya Saka Anti Narkoba yang dinilai menjadi wadah strategis dalam mendukung program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara organisasi kepanduan dan lembaga pemerintah.
"Pembentukan Saka Anti Narkoba merupakan langkah yang sangat baik. Kolaborasi antara Kwarcab dan BNNK diharapkan mampu memperkuat gerakan pencegahan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Bandung Barat," ujarnya.
Ia menilai anggota Pramuka memiliki potensi besar sebagai agent of change dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat. Melalui berbagai kegiatan kepramukaan, para anggota diharapkan dapat menjadi pelopor kampanye hidup sehat tanpa narkoba di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Menurut Ludi, setelah resmi dilantik, kepengurusan Saka Anti Narkoba perlu segera menyusun program kerja yang menyentuh kalangan pelajar dan generasi muda. Program tersebut diharapkan mampu memperluas pemahaman masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.
Selain itu, ia juga mendorong agar Saka Anti Narkoba dapat mengusulkan kader terbaiknya sebagai duta anti narkoba dalam berbagai kegiatan kepramukaan, termasuk ajang Jambore. Kehadiran duta tersebut diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi anggota Pramuka lainnya.
Sebagai langkah awal, Saka Anti Narkoba akan dilibatkan dalam kegiatan Pesta Siaga yang diselenggarakan Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan tersebut akan dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi dan kampanye anti narkoba kepada peserta sejak usia dini.
BNNK Bandung Barat berharap pembentukan Saka Anti Narkoba menjadi awal terbentuknya jaringan relawan muda yang aktif mengedukasi masyarakat mengenai bahaya narkotika sekaligus memperkuat budaya hidup sehat di kalangan generasi muda.
Melalui sinergi antara BNNK dan Gerakan Pramuka, upaya P4GN di Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin efektif dengan melibatkan partisipasi aktif kaum muda sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....